Program SKSS Baznas Banten Cetak Mahasiswa Berprestasi

Kepala Baznas Banten Suparman Usman saat mengalungkan mendali kepada wisudawati saat acara studium generale beasiswa program Satu Keluarga Satu Sarjana angkatan III dan wisuda SKSS angkatan I Baznas Provinsi Banten tahun 2019 di salah satu hotel di Kota Serang, Jumat (29/11/2019).*

SERANG, (KB).- Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) yang digulirkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten telah menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang berprestasi. Salah satunya Ahmad Bukhori mahasiswa Untirta yang berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi.

Hal tersebut terungkap dalam acara studium generale beasiswa program SKSS angkatan III dan wisuda SKSS angkatan I Baznas Provinsi Banten tahun 2019, dan melanjutkan program beasiswa SKSS untuk angkatan yang ke-3, di salah satu hotel di Kota Serang, Jumat (29/11/2019).

Kepala Baznas Banten Suparman Usman mengatakan, sebanyak 10 orang yang telah diwisuda dari berbagai macam kampus yang ada di Banten berkat beasiswa dari Baznas Banten dalam program SKSS pada angkatan pertama.

Kemudian, pada angkatan II dan III berjumlah masing-masing 25 orang yang masih menjalani pendidikan beasiswa program SKSS Baznas Banten.

“Saya sengaja memakai tagar #zakattumbuhbermanfaat, agar zakat dikelola sesuai dengan fungsi dan kegunaan dari zakat tersebut, salah satunya program SKSS ini,” ucapnya.

Suparman berpesan agar anak-anak dapat mengamalkan ilmu yang telah didapatkan dari masing-masing kampusnya, sehingga dapat bermanfaat bagi bangsa, negara, dan agama.

“Yang terpenting dapat berguna bagi orangtua dan masyarakat sekitar daerah kelahirannya masing-masing,” katanya, kepada Kabar Banten.

Penerima program SKSS angkatan I dengan raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di kampus Untirta Ahmad Bukhori dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Baznas Banten.

Dia mengatakan, tanpa melalui perantara Baznas Banten dirinya mungkin tidak dapat merasakan kuliah.

“Apalah arti sebuah prestasi jikalau tidak dapat mengabdi. Sekali lagi terima kasih kepada Baznas Banten, karena saya sudah menganggap Pak Suparman dan rekan-rekan sebagai orangtua kedua bagi kami orang-orang yang kurang mampu dalam hal ekonomi,” tutur pria kelahiran Kabupaten Tangerang tersebut.

Menurut dia, raihan IPK 3,95 di Untirta tersebut berkat bimbingan, dedikasi, dan arahan para pengurus Baznas Banten sehingga dirinya dan 9 orang temannya dapat menyelesaikan studi strata 1 dengan baik.

“Semua pencapaian ini kami persembahkan untuk Baznas Banten, berkat binaannya, pendidikan karakternya, bukan hanya materi yang diberikan. Dan saya harap, semoga setelah ini kami dapat mengamalkan ilmu itu sesuai tujuan kami atas nama umat Islam dan Indonesia,” tuturnya.

Sementara, Direktur PT Fajar Pikiran Rakyat Rachmat Ginandjar mengatakan akan mendukung sepenuhnya program yang telah dicanangkan oleh Baznas Banten.

“Saya tahu Baznas Banten pasti amanah, karena ini berbicara soal persoalan umat, bangsa, negara, dan agama yang tidak main-main, sangat bagus program satu keluarga satu sarjana ini,” katanya. (Azzam Miftah/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here