Program KB untuk Wujudkan Keluarga Berkualitas

Sosialisasi Advokasi Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga bersama Mitra Tahun 2019 yang dilaksanakan BKKBN di Kantor Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Kamis (14/3/2019).*

Kepala Bidang Pengendalian Kependudukan BKKBN Provinsi Banten Drs.Budoyo mengatakan, Program Keluarga Berencana (KB) memiliki tujuan yang baik untuk masyarakat Indonesia. Selain untuk mengendalikan jumlah penduduk, KB juga bertujuan mewujudkan keluarga berkualitas.

“KB dua anak cukup, maksudnya supaya orangtua bisa full memaksimalkan perkembangan anak,” katanya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Advokasi Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) bersama Mitra Tahun 2019 yang dilaksanakan BKKBN di Kantor Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Kamis (14/3/2019).

Salah satu yang perlu dikembangkan secara maksimal pada anak adalah pendidikan. Pendidikan ini penting untuk modal anak menjalani kehidupan. “Walapun uang miliaran dikasihkan ke anak. Kalau anak tidak berpendidikan, maka uang ini akan habis,” katanya.

Ke depan, lanjut dia, Indonesia akan menghadapi bonus demografi, masa di mana jumlah usia produktif lebih banyak dibanding usia nonproduktif. “Penduduk didominasi usia produktif, terjadi sekitar 2020 sampai 2035. Jadi, masih ada waktu, agar daerah mempersiapkan diri (menghadapi bonus demografi),” ujarnya.

Bonus demografi harus dihadapi dengan mempersiapkan penduduk yang berkualitas. Tujuannya, agar penduduk benar-benar bisa menikmati bonus demografi yang juga akan terjadi pertama kalinya sepanjang Indonesia merdeka. “Bagi pemerintah menyediakan lapangan kerja berkualitas, kalau semua bekerja tabungan keluarga akan meningkat,” ucapnya.

Anggota Komisi IX DPR RI Yayat Y Biaro menuturkan, Program KB yang digencarkan pemerintah penting untuk menjaga kualitas dan kuantitas penduduk di Indonesia. Program tersebut perlu didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. “Makanya, kami bersama BKKBN melakukan sosialisasi ke masyarakat, agar masyarakat memahami secara utuh apa yang ada dalam Program KB,” tuturnya. (HS/KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here