Program BPNT tak Tepat Sasaran, TKSK Salahkan Pihak Desa

PANDEGLANG, (KB).- Dalam penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Majau Kecamatan Saketi dinilai tidak tepat sasaran.

Hal itu membuat Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Saketi, Ari Umbara angkat bicara. Menurut dia, program BPNT tersebut menjadi kewenangan tingkat desa dalam mengatur dan mendata Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Total 244 KPM. Kurang tahu ya persoalan tidak tepat sasaran saya tidak hafal. Sebab, yang tahu persis di desa itu sendiri, coba koordinasi aja sama desanya,” kata Ari, Selasa (13/8/2019).

Kabid Penanganan Kemiskinan Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang Rita Risnawati menyarankan, agar pihak desa melakukan musyawarah apabila akan ada pergantian KPM BPNT. Selain itu, dirinya menginginkan hasil verifali di tingkat desa dimutakhirkan.

“Untuk pergantian penerima manfaat itu bisa saja, hanya saja harus dimusdeskan dahulu. Dari informasi yang didapat saya, pergantian penerima manfaat tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama, sekitar dua tahun tapi tetap diverifali kembali,” tuturnya.

Namun, kata dia, pihaknya tidak bisa langsung turun tangan. Soalnya, kata dia, ada pendamping KPM di tingkat kecamatan yang harus bertanggung jawab mendampingi.

“Kalau memang pihak desa sulit untuk dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut, silakan datang kepada pihak kecamatan, kan ada kaurnya. Selain itu juga yang bertanggung jawab ada di pendamping, untuk mengarahkan agar desa bisa mengganti KPM, kalau memang tidak tepat sasaran,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Majau Kecamatan Saketi Andi Saevulhat belum memberikan keterangan terkait informasi tersebut, sebab masih belum bisa dihubungi. (Ade Taufik/IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here