Jumat, 22 Februari 2019
Syafrudin, Wali Kota Serang.*

Program 100 Hari Kerja, Wali Kota Serang: Masih Banyak PR

SERANG, (KB).- Program 100 hari kerja pasangan Wali Kota Serang Syafrudin dan Wakil Wali Kota Subadri Ushuludin memasuki separuh jalan pada pekan depan. Wali Kota Serang Syafrudin mengakui, masih banyak yang harus dibenahi, terutama persoalan sampah.

“Progres seratus hari kerja ini memang tinggal satu bulan lebih. Masih banyak yang harus kami benahi, terutama persoalan sampah. Tapi, yang sudah kami lakukan, adalah penertiban PKL (pedagang kaki lima) di stadion,” katanya.

Ia menargetkan, penumpukan sampah di sejumlah titik di Kota Serang bisa diminimalisasi. “Kemudian, nanti target kami itu penumpukan sampah yang ada di Kota Serang harus terkikis sampai habis,” ujarnya.

Sementara, terkait PKL, dia menuturkan, masih ada beberapa tahapan yang harus dilakukan, agar sesuai dengan kebutuhan pedagang.

“Kalau untuk PKL itu kan kami masih bertahap. Kemarin sudah dilaksanakan penertiban PKL stadion, kemudian yang di Pasar Lama juga saat ini sudah cukup rapi dan tertib. Jadi, itu yang sudah kami laksanakan. Tinggal nanti disesuaikan saja kebutuhannya seperti apa,” ucapnya.

Ia menuturkan, Pemkot Serang akan mengundang pengelola pengelola Pasar Induk Rau (PIR), Taman Sari, dan Pasar Lama Kota Serang untuk menindaklanjuti penataan pedagang yang berada di bahu jalan.

“Nanti kami akan mengundang pengelola Pasar Rau, kemudian Taman Sari juga nanti akan kami tindak lanjuti penataan PKL-nya. Hal ini kami lakukan, karena memang sangat penting untuk ketertiban dan keindahan Kota Serang,” tutur mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang tersebut.

Penataan tersebut, kata dia, menjadi fokus utamanya setelah permasalahan sampah yang ada di Kota Serang. Ini juga sebagai langkah untuk menjadikan Kota Serang yang beradab, berdaya, dan berbudaya sesuai dengan visi dan misi wali kota dan wakil wali kota. Menurut dia, tidak semua PKL terebut akan direlokasi. Hanya dilakukan penertiban dan berpindah tempat dari depan jalan ke dalam pasar.

“Memang tidak semua PKL direlokasi, misalnya seperti pedagang yang di Pasar Rau kami masukkan ke area dalam. Begitupun yang di Pasar Lama Kota Serang. Kalau yang di stadion, kami relokasi ke eks Terminal Kepandean,” ujarnya.

Sementara, untuk para pedagang di Pasar Tamansari, rencananya akan direlokasi ke Pasar Lama Kota Serang. Namun, masih ada beberapa alternatif lain. “Karena, dikhawatirkan lahan yang ada tidak dapat menampung cukup banyak PKL pindahan dari Taman Sari,” ucapnya. (Rizki Putri)*


Sekilas Info

IPM Kota Serang Ditarget Naik 0,10 Persen Setiap Tahun

SERANG, (KB).- Indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Serang ditargetkan terus mengalami kenaikan 0,10 persen setiap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *