Prodi Keperawatan Untirta Komitmen Ciptakan Lulusan Bersaing

SERANG, (KB).- Program Studi (Prodi) Keperawatan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) berkomitmen untuk dapat menciptakan lulusan yang mampu berdaya saing dalam dunia kerja, serta dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal tersebut dalam upaya untuk persiapan reakreditasi D3 Prodi Keperawatan Untirta.

Hal tersebut disampaikan Ketua Program Studi (Prodi) D3 Keperawatan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Aminah, dalam workshop visi dan misi D3 Prodi Keperawatan di Aula D3 Keperawatan Untirta, Jumat (5/4/2019).

“Penyampaian visi misi tersebut untuk persiapan reakreditasi D3 Keperawatan Untirta pada 2022. Kegiatan itu bisa bermanfaat dan dapat menyesuaikan kompetensi mahasiswa dengan harapan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” kata Aminah.

Ia mengatakan, penyusunan visi misi D3 Keperawatan Untirta melibatkan unsur rumah sakit, dinas kesehatan, Puskesmas, dan alumni. Hal itu untuk memberikan masukan dan rekomendasi agar ke depannya memiliki kesesuaian, antara kemampuan mahasiswa dengan kebutuhan di lapangan.

“Kami melibatkan instansi tersebut untuk meningkatkan profesionalitas dalam pengembangan ilmu pengetahuan, dan dapat mengembangkan kemampuan mahasiswa agar sesuai kebutuhan kerja,” ujarnya.

Ia menargetkan, Prodi D3 Untirta untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Serta menghasilkan input yang diperoleh dari seleksi penerimaan mahasiswa baru yang berkualitas, kemudian output yakni lulusan disesuaikan dengan kebutuhan kerja.

“Mutu dapat selalu terjaga dan meningkat. Kami juga menerima masukan dari alumni demi kemajuan D3 Keperawatan Untirta,” katanya.

Sementara itu, Rektor Untirta Sholeh Hidayat mengatakan, Prodi D3 Keperawatan harus mempersiapkan perawat yang memiliki daya saing global. Alasannya, harus mampu menguasai bahasa asing dengan memasukannya ke dalam kurikulum yang terarah dan terukur.

“Kami juga sedang mempersiapkan S1 Keperawatan, mudah-mudahan tahun ini sudah dapat keluar izinnya. Kita juga harus meningkatkan D3 Keperawatan menjadi sarjana S1 atau pendidikan profesi perawat,” katanya.

Ia berharap, bisa dilakukan minimal lima tahun untuk dievaluasi kembali, karena akan ada perubahan-perubahan yang terjadi menyusaikan dengan kondisi saat ini.

“Kami memohon doa dan dukunganya kepada semua pihak, untuk pendidirian Fakultas Kedokteran Untirta yang tinggal menunggu Izin oprasional,” katanya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here