Predikat Smart City di Kota Serang Belum Memuaskan

SERANG, (KB).- Predikat Smart City di Kota Serang masih belum memuaskan. Hal tersebut diukur dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang dikeluarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Serang Hari W Pamungkas mengatakan, setiap tahun Kemepan RB mengeluarkan penilaian melalui SPBE dan Kota Serang saat ini masih di angka 2,4 dengan kategori cukup.

“Nilai Kota Serang terkait implementasi SPBE di angka 2,4 dengan kategori cukup. Untuk memuaskan harus masuk ke 2,6. Kurang 0,2,” katanya kepada wartawan di Diskominfo Kota Serang, Rabu (10/7/2019).

Menurut dia, kota di Indonesia yang sudah memuaskan dalam penilaian SPBE, adalah Kota Bandung dan Surabaya. “Tiga alat ukur penilaian, domain kebijakan, domain tata kelola, dan dokumen layanan,” ucapnya.

Dari tiga alat ukur tersebut, ujar dia, Kota Serang tinggi penilaiannya pada domain layanan, sedangkan pada dua kategori lain, yakni domain kebijakan dan tata kelola masih terbilang rendah. “Tentunya kelemahan itu yang kami kejar tata kelola dan kebijakan,” tuturnya.

Ia menuturkan, untuk domain kebijakan, yakni berhubungan dengan payung hukum pada setiap aplikasi yang berhubungan dengan Smart City, sedangkan pada domain tata kelola berkaitan dengan standar operasional prosedur (SOP). Saat ini, kata dia, untuk domain kebijakan sudah ada Perwal Nomor 36 tentang pedoman pemanfaatan teknologi informasi di Kota Serang.

Namun, dia mendorong pada setiap aplikasi layanan ada payung hukum berupa perwal. “Yang kami dorong setiap aplikasi memiliki payung hukum,” ucapnya. (Masykur/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here