Pra-PON Papua 2020, Wushu Banten Raih Lima Medali

Atlet wushu Banten atas nama Abdul Azis (podium 1) menerima medali emas pada Pra-PON di Semarang.*

SERANG, (KB).- Atlet Wushu Banten berhasil membuktikan kualitasnya pada pelaksanaan pra-Pekan Olah raga Nasional (PON) Papua 2020, di Semarang, 28-31 Oktober 2019. Pada ajang tersebut atlet wushu Banten berhasil merebut lima medali.

Hal itu disampaikan oleh Manajer Tim Wushu Banten Dimas Septian kepada Kabar Banten. Ia mengucapkan terima kasih kepada para atlet yang telah menyumbangkan medali.

“Saya pastinya bangga atas prestasi tim wushu Banten, berkat keringat dan kerja keras mereka jadi bisa mengharumkan nama baik Banten,” ucapnya.

Ia mengatakan, hasil 5 medali tersebut terdiri dari 1 emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Berkat raihan tersebut, wushu Banten menduduki peringkat ke-4 klasemen akhir di bawah Sumatera Utara, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Terkait evaluasi, Dimas akan melaksanakan pembinaan secepatnya.

“Alhamdulillah, kami dapat menyaingi daerah-daerah lain, sehingga harus ada pembinaan dalam jangka pendek dan panjang, lebih intensif, dan fokus. Salah satunya dengan menggelar Pelatda,” katanya.

Diketahui, kelima medali tersebut masing-masing disumbangkan oleh Abdul Azis kelas 60 kg putra dengan 1 emas. Kemudian 3 perak diraih oleh Alfiandi kelas 56 kg putra, Angga kelas 70 kg putra, Antonis kelas 75 kg putra, dan 1 perunggu dari Dwi Retno kelas 52 kg putri.

Dimas menyatakan, meskipun seorang atletnya atas nama Dwi Retno mendapatkan perunggu, namun tetap mendapatkan tiket PON Papua.

“Dibabak penyisihan menang dari Riau, semi final kalah dari DKI, tetapi Dwi berhak mendapatkan tiket PON setelah mengalahkan Maluku yang sama-sama dapat perunggu. Namun untuk mendapatkan tiket PON di adu kembali,” tuturnya. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here