Pra-PON Gantole Terkendala Hujan

SERANG, (KB).- Pelaksanaan babak prakualifikasi Pekan Olah raga Nasional (Pra-PON) cabang olah raga (cabor) gantole terkendala oleh cuaca buruk. Sebab, pelaksanaan Pra-PON cabor gantole tersebut harus diguyur hujan, Kamis (17/10/2019).

Manajer tim Gantole Banten Dedi Rachman mengatakan, pelaksanaan hari pertama Pra-PON gantole terkendala hujan. Dedi mengaku, pihaknya sedikit kecewa dengan situasi yang didapati hari ini, karena tim asuhannya sudah bersiap di lapangan namun tak bertanding.

“Pada sehari sebelum hari pertama Pra-PON gantole memang sudah mendung, tapi hari ini hujan turun. Jadi kami semua atlet sebagai peserta tidak bisa terbang, tapi apa mau dikata alam berbicara kami tidak bisa berbuat apa-apa,” ucapnya.

Dedi mengatakan, dari gantole Banten semestinya berlaga disemua nomor tanding kategori KTM. “Kan di cabor kami ada dua kategori, KTM ama RTG. Nah yang hari pertama tidak bisa ikut yakni KTM,” katanya kepada Kabar Banten.

Diketahui, pada babak kualifikasi Pekan Olah raga Nasional (Pra-PON) Cabang Olah raga (Cabor) gantole, tim daerah Banten membawa tujuh atlet andalannya. Dari tujuh atlet andalannya tersebut berpeluang mendapatkan seluruh medali disetiap kategori dan kelasnya.

“Gantole sebenarnya berpotensi secara keseluruhan, semua nomor kita masih berpeluang. Semoga atlet-atlet kami selalu prima,” ucapnya.

Dedi membeberkan, dari tujuh atletnya terdiri dari, Kelas A ada dua orang, Aji Enoh nomor tanding (KTM dan RTG) dan Tubagus Husni Mubarak nomor tanding (KTM dan RTG), Kelas B lima orang, Ening Kurnia nomor tanding (KTM dan RTG), Agung Permana nomor (KTM dan RTG), Mulyadi nomor (KTM), Ipud Mahpudin (KTM), dan Imam Agustian (KTM). (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here