PPDB SMA di Banten Gunakan Jalur Zonasi

SERANG, (KB).- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA Negeri tahun ajaran 2019-2020 di Banten akan menggunakan sistem zonasi. Sistem yang mengedepankan penerimaan siswa berdasarkan radius 5 km kedekatan wilayah antara rumah ke sekolah.

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudyaan (Disdikbud) Banten Ujang Rafiudin mengatakan, sesuai dengan Peraturan Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 51 tahun 2018 tentang PPDB.

“Kami sesuaikan dengan Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018, juga surat edaran kemendikbud,” kata Ujang saat dihubungi Kabar Banten, Jumat (3/5/2019).

Ia mengatakan, penerimaan siswa baru SMA Negeri di Banten berdasarkan pada sistem zonasi 90 persen daya tampung sekolah, 5 persen jalur prestasi dan lima persen untuk jalur perpindahan.

“Prosesnya akan dilaksanakan secara daring. Sistemnya online tapi akan disosialisasikan kepada orangtua murid agar mereka juga paham ketika ingin mendaftarkan anaknya. Dengan menggunakan PPDB sistem zonasi tersebut, diterapkan untuk mendekatkan siswa dari jarak rumah ke sekolah,” tuturnya.

Ia mengatakan, ketentuan jalur zonasi, menerima calon peserta didik memprioritaskan jarak tempat tinggal terdekat sekolah sesuai dengan zona, yang telah ditetapkan berdasarkan alamat tinggal peserta didik.

“Sistem zonasi dilakukan untuk mewujudkan konsep pendidikan yang merata. Untuk jadawal PPDB pelaksanaannya pada Juni mendatang, pendaftaran dilakukan secara online begitupun dengan PPDB SMK juga menggunakan online,” ucapnya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here