Potensi Wisata Pulau Belum Tergarap Optimal

SERANG, (KB).- Provinsi Banten memiliki banyak pulau yang sejatinya bisa dijadikan sebagai destinasi wisata. Sayangnya, potensi tersebut belum tergarap optimal. Hal tersebut disampaikan Gubernur Banten Wahidin Halim saat memberikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi terkait perubahan APBD 2017 Banten dan Raperda RPJMD 2017-2022, di DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (14/9/2017).

Menurut Wahidin, ada 22 pulau di Provinsi Banten yang belum memiliki nama. Selain itu, tidak sedikit pulau-pulau lainnya yang memiliki potensi wisata namun tidak bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata yang bisa menyedot wisatawan. “Kita berharap dengan 22 pulau yang belum ada namanya. Masih ada yang belum dimaksimalkan sebagai destinasi kita. Banten ini kalau destinasi wisatanya dikembangkan akan sangat luar biasa,” ucap Wahidin.

Sektor pariwisata menjadi salah satu fokus programnya. WH juga mendorong percepatan berbagai proyek strategis nasional (PSN) untuk menunjang pariwisata Banten, seperti KEK Tanjung Lesung, reaktivasi jalur kereta api Labuan-Panimbang, dan Tol Serang-Panimbang. “Kita sudah rapat dengan presiden, 2018-2019 KEK sudah harus mulai jalan. Pembangunan infrastruktur reaktivasi rel kereta api sudah harus diselesaikan,” ucap WH, sapaan akrabnya.

WH juga menyoroti tentang kondisi venue-venue wisata di Banten yang cenderung kurang bersahabat, seperti banyak sampah sehingga terkesan kumuh, keramahan yang kurang, jajanan yang mahal, hingga bayar parkir mahal. “Saya selalu sampaikan, destinasi kita ini kotor, jorok, tidak ramah, dagangan mahal, parkir mahal. Ini jadi keluhan. Kita harus atasi ini,” tuturnya.

Menurutnya, destinasi wisata harus dikelola dengan baik dan memberikan kesan baik bagi wisatawan yang datang ke Banten. Saat ini, pihaknya juga fokus pada perbaikan akses jalan menuju destinasi wisata, salah satunya Banten Lama. “Cagar budaya harus dikelola, kalau tidak Provinsi Banten kehilangan kekuatan. Buat apa promosi capek-capek, tetapi jalannya rusak, orang enggak mau datang lagi,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati menuturkan, gubernur memberikan perhatian besar terhadap potensi-potensi wisata Banten, salah satunya keindahan alam yang ada di pulau-pulau. Eneng mengakui, potensi pulau-pulau tersebut belum tergarap secara optimal sebagai destinasi wisata.

Oleh karena itu, ia berharap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) mengidentifikasi potensi-potensi tersebut. “Dan memetakan profilnya secara detail untuk memudahkan dalam pengambilan kebijakan dalam tahapan pengelolaannya. Sehingga bisa dilakukan pembahasan bersama dengan OPD terkait termasuk Dinas Pariwisata dalam penataan destinasinya,” ujar Eneng.

Beberapa wisata pulau di Banten yaitu Pulau Umang, Pulau Tunda, Pulau Dua atau Pulau Burung, Pulau Lima, Pulau Sangiang, Pulau Merak Besar dan Kecil. Menurut Eneng, destinasi pulau tersebut masih perlu ditata dan dilengkapi dengan 3A yakni atraksi, amenitas dan aksesibilitas. “Itu sebagai indikator agar destinasi wisata kita berdaya saing,” kata Eneng. (H-42)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here