Polres Tangsel Panggil Pengusaha Hiburan

TANGERANG, (KB).- Kepolisian Resort Tangerang Selatan (Polres Tangsel) akan menggelar rapat koordinasi terkait pengamanan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Salah satu pihak yang akan diundang dalam rapat tersebut yakni para pengusaha atau pun perwakilan dari pemilik tempat hiburan yang ada di wilayah Tangerang Selatan.

“Hari Rabu (19/12/2018) Polres Tangsel akan mengadakan rakor dan salah satu unsur yang diundang yakni dari PHRI, pengusaha hiburan dan restoran Indonesia yang ada di Tangsel,” ujar Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, di Serpong Utara, Selasa (18/12/2018).

Ferdy mengatakan, diundangnya pengusaha hiburan dalam rakor bersama tersebut tujuannya untuk dilakukan imbauan agar para pengusaha hiburan bisa ikut membantu menjaga kamtibmas terutama di malam pergantian tahun.

“Tujuan kita mengadakan rakor dan koordinasi tersebut sebenarnya untuk melakukan imbauan kepada pengusaha tempat hiburan yang ada di Tangsel dalam menghadapi situasi natal dan tahun baru, terutama malam tahun baru. Karena diprediksi pengunjung ataupun orang-orang yang berkunjung ke tempat hiburan akan mengalami peningkatan,” kata Ferdy.

Ferdy menekankan agar para pengusaha hiburan jangan sampai memanfaatkan momentum malam pergantian tahun dengan banyaknya jumlah pengunjung lalu menyediakan barang-barang terlarang.

“Tentunya kita akan menekankan kepada pengusaha hiburan agar jangan sampai melakukan pembiaran ketika ada barang-barang yang tidak semestinya berada di tempat tersebut beredar. Terutama narkoba dan lain sebagainya,” ucapnya.

Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ini pun menyebut, pihaknya bersama pemerintah tak segan-segan akan langsung memberikan sanksi tegas pada para pemilik tempat hiburan yang kedapatan sengaja menyediakan barang haram bagi para pengunjung yang datang.

“Akan ada sanksi tegas baik dari kepolisian maupun pemerintah apabila terindikasi tempat hiburan sengaja menyediakan barang-barang yang dilarang seperti narkoba,” tuturnya.

Selain itu, jajarannya juga akan menggelar Operasi Lilin 2018 mulai 21 Desember-2 Januari 2019 yang difokuskan pada dua kegiatan. Yakni pengamanan ibadah perayaan Natal pada 24 dan 25 Desember serta antisipasi kegiatan pergantian tahun mulai tanggal 31 siang sampai dengan 1 Januari 2019 dini hari.

“Jumlah personel yang terlibat Operasi Lilin Tahun 2018 ini berjumlah 1.985 orang, dengan rincian dari polisi sejumlah 975, dari unsur TNI 270 dan dari instansi terkait berjumlah 740,” kata Ferdy.

Ferdy mengatakan, khusus untuk pengamanan perayaan natal, pihaknya pun akan menyebar seluruh personelnya di tiap-tiap gereja yang ada di wilayah Tangsel untuk memastikan kenyamanan pelaksanaan ibadah Misa Natal.

“Untuk kegiatan pengamanan kegiatan agama (natal), di Tangerang Selatan ada 92 gereja yang akan kita lakukan pengamanan secara terbuka dan tertutup tentunya melibatkan seluruh unsur Polri, TNI dan stakeholder terkait,” ujarnya.

Sementara Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menjelaskan, pihaknya beserta jajaran aparat keamanan dan instansi terkait telah melakukan beberapa persiapan guna mengantisipasi datangnya event tahunan yang disambut suka cita masyarakat tersebut.

“Beberapa hal yang sudah kita lakukan sama dengan pada saat Idulfitri, kita menyiapkan 7 poskotis (Posko Pengamanan dan Pelayanan) yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berkoordinasi dengan kami,” kata Airin. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here