Sabtu, 17 November 2018

Polres Serang Ringkus Tiga Tersangka Pengedar Narkoba

SERANG, (KB).- Satuan Reserse Narkoba Polres Serang berhasil meringkus tiga tersangka pengedar dan pemakai narkotika jenis tembakau gorilla. Ketiga tersangka tercatat warga Cilegon. Mereka ditangkap di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Serang dan Kota Cilegon.

Ketiga tersangka adalah To (25) warga Kelurahan Ciwedus Kecamatan/Kota Cilegon, Th (20) warga Kelurahan Tamansari Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, dan As (18) warga Keluarahan Mekasari Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

Dari ketiga tersangka, polisi mengamankan barang bukti tiga paket tembakau gorilla dan dua unit telepon genggam. Saat ekspose di Mapolres Serang, Selasa (9/10/2018), Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Serang AKP Nana Supriyatna menjelaskan ketiga tersangka ditangkap di tiga lokasi berbeda pada Kamis (4/10/2018). “Ketiganya termasuk satu jaringan peredaran narkotika jenis tembakau gorilla,” kata Nana yang didampingi Paur Humas Iptu Mursidin.

Menurut Nana terbongkarnya jaringan tembakau gorilla ini berawal dari tertangkapnya To saat menunggu temannya di tempat parkir minimarket di Ciruas, Kabupaten Serang. Saat itu, polisi menyita satu paket tembakau gorilla dari tersangka.

Saat diperiksa, tersangka To mengaku membeli barang bukti narkotika seharga Rp 200 ribu dari tersangka Th. “Jadi, dari tersangka pertama itu berkembang kepada tersangka Th,” ujarnya.

Berbekal pemeriksaan tersangka itulah, polisi segera memburu tersangka Th. Upaya polisi itu tidak sia-sia. Petugas berhasil menangkap tersangka Th saat berada di pinggir jalan di daera Pulomerak, Kota Cilegon.

Dari tersangka Th, petugas menyita barang bukti satu bungkus tembakau gorilla merek Babon dan sebungkus kertas putih berisi tembakau gorilla. “Th mengaku mendapatkan barang tersebut dari tersangka AS,” kata Nana.

Polisi segera bergerak dan menangkap tersangka AS di Lingkungan Sawah, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Dari tersangka ini, polisi mendapatkan barang bukti tembakau gorilla yang disembunyikan di dalam dompet. Kepada petugas, tersangka AS mengaku mendapatkan narkotika dengan cara membeli melalui online pada sebuah akun media sosial.

“Tersangka mengaku memesan narkotika melalui akun instagram. Setelah mentransfer uang, tersangka mengambil pesanannya di lokasi yang ditentukan,” ujar Nana seraya menambahkan antara tersangka dengan Bandar tidak saling mengenal secara langsung. (KO)*


Sekilas Info

Jika Tetap di Rp 40 Miliar, Pemkab Serang akan Mengembalikan Bankeu

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tetap akan mengembalikan bantuan keuangan (Bankeu) dari provinsi jika tetap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *