Polres Serang Kota Amankan Dua Orang Diduga Calo KTP Elektronik

SERANG, (KB).- Polres Serang Kota mengamankan dua orang yang diduga sebagai calo pembuatan KTP elektronik di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang.

Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradinata mengatakan, penangkapan itu berdasarkan informasi masyarakat yang membuat KTP melalui keduanya. Kemudian, Reskrim Polres Serang Kota melakukan penangkapan terhadap dua calo tersebut. “Si calo dibawa ke Mapolres. Sembilan keping KTP diamankan sebagai barang bukti,” kata Indra, Sabtu (16/11/2019).

Ia mengungkapkan, penangkapan kedua orang tersebut dilakukan pada Rabu (13/11/2019) lalu. Keduanya kemudian dibawa ke Mapolres Serang. Namun, hingga kini status keduanya masih saksi. “Untuk jadwal pemeriksaan nanti penyidik yang akan mengaturnya,” ucapnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Kota Serang Arif Rahman Hakim membenarkan ada dua orang yang diduga calo KTP-el di lingkungan kantornya ditangkap polisi. Namun, ia enggan menanggapi lebih jauh. “Ya benar apa yang disampaikan pihak kepolisian,” tuturnya.

Selanjutnya, ujar dia, atas peristiwa itu pihaknya akan melakukan pembenahan di Lingkungan Disdukcapil Kota Serang agar tidak ada kejadian serupa ke depannya. “Akan ada (pembenahan) pasti, untuk hal ini ada pimpinan kami (Kepala dinas) yang dapat memberikan keterangan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Serang Syafrudin menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk prosesnya. Apapun hasilnya, pihaknya akan menerimanya. “Hasil itu saja, hasil pemeriksaannya seperti apa. Mungkin sampai sidang, itu hasilnya yang kami terima,” katanya.

Ia mengimbau seluruh OPD agar menghindari perilaku pungli, terutama di OPD pelayanan. Jika pelayanan itu ditetapkan gratis, maka tidak boleh ada pungutan biaya dengan alasan apapun. “Jangan yang tidak ada biayanya malah diminta biayanya. Ini sebuah risiko kalau sampai tertangkap tangan. Kami sudah mengingatkan,” ujarnya. (Masykur/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here