Senin, 18 Februari 2019
Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lustrianto Amstono.*

Polres Pandeglang Selidiki Kasus KIS Tercecer di Bak Sampah‎

PANDEGLANG, (KB).- Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono menegaskan, aparat kepolisian sedang menyelidiki kasus penemuan ratusan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang tercecer di bak sampah, Kampung Cibenda, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.

Penyelidikan dilakukan untuk mencari tahu siapa pelaku pembuangan KIS dan apa motifnya. “Ya, kasus ini sedang kami tangani untuk penyelidikan siapa pelakunya dan apa motifnya,” kata Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono kepada Kabar Banten, Ahad (14/10/2018).

Seperti diberitakan, Warga Carita, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang dikejutkan dengan penemuan ratusan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dalam kondisi tercecer di bak sampah, di Kampung  Cibenda, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Ahad (14/10/2018).

Kartu kesehatan produk kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang tercecer ini  pertama kali ditemukan oleh Beni, Warga Sukarame, Carita. Saksi menemukan tumpukan KIS tersebut dalam bak sampah tak jauh dari rumahnya.

Menurut informasi warga, diduga kartu yang dibuang dalam bak sampah tersebut adalah milik warga dari delapan desa. KIS yang tercantum nama warga Desa Sukarame sebanyak 30 amplop, Carita 105 amplop dan 11 kartu.

Kemudian Desa Sukajadi sebanyak 18 amplop, Sindanglaut 104 amplop, Tembong 55 amplop, Sukanagara 16 amplop dan 19 kartu, Kawoyang 3 amplop dan 7 kartu dan Desa Cinoyong 12 amplop dan 7 kartu. ‎Sementara jumlah total kartu tersebut sebanyak 304 kartu.

Camat Carita, Suntama membenarkan ada penemuan ratusan KIS dalam bak sampah tersebut. Hingga Ahad sore, kasus penemuan KIS tersebut masih diselidiki aparat, karena ada sebagian informasi kartu tesebut dibuang oleh salah satu orang tuanya staf desa Sukarame berinisial Fit.

Ia menjelaskan, kronologis penemuan kartu tersebut berawal saat salah seorang warga bernama Beni menemukan tumpukan kartu tersebut dalam bak sampah tak jauh dari rumahnya. ‎Setelah dilakukan pengecekan masa berlaku kartu tersebut masih aktif hingga 2019.

“Iya, kartu itu ditemukan pertama kali oleh Beni di belakang rumahnya. Saat kartu tersebut dicek, masa berlakunya masih aktif hingga 2019. Kartu yang ditemukan di bak sampah itu totalnya sebanyak 304 kartu,” kata Camat Carita Suntama kepada Kabar Banten, melalui pesan  whatsapp, Ahad (14/10/2018). (Ade Taufik/ EM)*


Sekilas Info

Tinjau Program TMS & Kampung Siaga Bencana, Presiden Pastikan Kesiapan Masyarakat Hadapi Bencana

PANDEGLANG, (KB).- Presiden Joko Widodo meninjau lansung proses edukasi kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *