Kamis, 15 November 2018
Polres Pandeglang merazia tempat hiburan Cengkar berkedok rumah makan di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Kamis (26/10/2017) dini hari sekitar pukul 01.00.*

Polres Pandeglang Razia Tempat Hiburan Malam

PANDEGLANG, (KB).- Tempat hiburan yang berkedok rumah makan yaitu Pondok Cengkar di Kecamatan Pagelaran dirazia aparat kepolisian Polres Pandeglang, dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat), Kamis (26/10/2017) dini hari.  Dalam operasi pekat tersebut, petugas berhasil mengamankan 16 orang, yakni sembilan wanita penghibur dan tujuh pengunjung tempat hiburan. Bahkan, petugas sempat memergoki pengunjung hiburan yang masih di bawah umur.

Kabag Ops Polres Pandeglang, Kompol Mujib mengatakan, dalam razia tersebut petugas terpaksa mengamankan belasan orang di tempat hiburan karena tidak dapat menunjukkan identitas diri. Bahkan beberapa pria dibawa ke Mapolres karena kedapatan sedang asyik bersama gadis di bawah umur. Memang tadi ada wanita di bawah umur yang terjaring, nanti kami akan mintai keterangan. Sedangkan pria yang diamankan di tempat maksiat itu tidak memiliki kartu identitas.

Operasi pekat yang digelar tersebut melibatkan petugas dari Satuan Sabhara dan Unit Narkoba Polres Pandeglang. Saat operasi berlangsung sempat mengejutkan pengunjung hiburan, karena petugas menggeledah seluruh ruangan Pondok Cengkar. Tak heran jika para pengunjung yang sedang asyik bernyanyi dan joget sempat terhenti karena kaget melihat petugas berpakaian seragam Sabhara dilengkapi senjata. “Untuk tempat hiburan Cengkar, yang kami ketahui mereka tidak ada izin menyelenggarakan hiburan malam. Izinnya hanya rumah makan. Jadi ini hanya kedok,” katanya.

Meksi begitu, dalam operasi pekat petugas tidak menemukan adanya pengunjung yang membawa obat-obatan terlarang jenis psikotropika. Polisi hanya menemukan belasan botol berisi miras jenis Bir Guinness dan 4 paket miras oplosan jenis Kecut disita untuk barang bukti. Sedangkan belasan muda-mudi langsung diamankan ke Polres Pandeglang untuk dilakukan proses pendataan. “Kami akan introgasi semua yang terlibat, dan akan kami tindak lanjuti jika ada pelanggaran undang-undang. Semuanya akan kami proses,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Pandeglang AKBP Ary Satriyan mengatakan, operasi pekat tersebut untuk memberikan kenyaman dan keamanan, terutama menjelang Pilkades serentak 5 November 2017. “Kita akan terus melakukan operasi pekat untuk memberikan keamanan kepada masyarakat. Salah satunya akan dilakukan operasi di tempat-tempat hiburan dan tempat penjualan miras,” ujarnya.

Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang, E. Supriadi menyambut baik operasi pekat yang digelar Polres. Apalagi Pandeglang ini mau menyelenggarakan Pilkades, jadi harus aman dan kondusif. “Tempat hiburan itu pasti identik dengan peredaran miras, narkoba dan wanita penghibur. Jadi harus benar-benar bersih di Pandeglang,” ucapnya. (IF)***


Sekilas Info

LAZ Harfa Terapkan Pemberdayaan Jamban, 50 Ribu Warga Pandeglang Hilangkan Kebiasaan “Dolbon”

PANDEGLANG, (KB).- Sekitar 50 ribu warga Pandeglang yang biasa buang air besar sembarangan atau di kebun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *