Polres Pandeglang Gelar Operasi Kalimaya

Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Tesyar Rhofadli Prayitno, saat mengatur lalulintas.

PANDEGLANG, (KB).- Satlantas Polres Pandeglang mulai menggelar Operasi Keselamatan Kalimaya 2018 di sejumlah lokasi di Pandeglang. Sesuai jadwal, operasi tersebut dilaksanakan terhitung tanggal 1-21 Maret.

Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Tesyar Rhofadli Prayitno mengatakan, operasi bertujuan meningkatkan kesadaran lalu lintas dilaksanakan di sejumlah tempat yang ramai lalu lintas. Meski demikian, petugas tetap mengambil tindakan preventif bagi pengendara motor dan mobil yang melakukan pelanggaran berat.

“Jika pengendara motor tidak memakai helm dan pengemudi mobil ugal-ugalan, kita akan tindak sesuai prosedur berlaku,” kata Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Tesyar Rhofadli Prayitno kepada Kabar Banten, Ahad (4/3/2018).  Menurut dia, operasi tersebut tidak saja menekan bentuk pelanggaran. Tetapi salah satunya untuk mengurangi angka kecelakaan.

“Paling utama, operasi ini kita kedepankan teguran. Namun jika pelanggaran lalu lintasnya berat, seperti tidak memakai helm dan ugal-ugalan di jalan, akan kita tindak,” ujarnya. Menurut dia, selain operasi di jalur-jalur lalu lintas tertentu, petugas akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Sasarannya yakni memberikan kesadaran bagi pelajar. Karena selama ini bentuk pelanggaran lalu lintas didominasi anak sekolah. Sehingga dengan sosialisasi bisa meminimalisasi pelanggaran lalu lintas.

Dia berharap agar orangtua bisa ikut serta menjaga ketertiban lalu lintas dengan cara mengajak anaknya tidak mengendarai motor dan mobil jika belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). “Orangtua sangat berperan menjaga anak-anaknya. Kalau anaknya belum cukup usia, sebaiknya jangan diberi izin mengendarai sepeda motor dan mobil. Karena khawatir mengundang kecelakaan,” ucapnya.

Sementara itu, anggota Fraksi Demokrat DPRD Pandeglang, Iing Andri Supriadi mendukung langkah kepolisian menggelar operasi kalimaya. Kegiatan tersebut bisa menekan bentuk pelanggaran lalu lintas. Termasuk menekan angka kecelakaan. “Ya, para pelajar sering mengendarai motor tanpa perhitungan. Jadi, sekali-kali boleh diperingatkan agar para pelajar tidak ugal-ugalan mengendarai motor di jalan raya. Karena kebut-kebutan bisa mengundang rawan kecelakaan,” ujarnya. (IF)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here