Polres Lebak Musnahkan Ribuan Botol Miras

LEBAK, (KB).- Polres Lebak bersama unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Lebak memusnahkan 9.558 botol minuman keras (miras) aneka jenis dan merek, yang merupakan hasil Operasi Cipta Kondisi Kalimaya 2017. Selain itu, turut dimusnahkan 1.000 keping VCD porno.

Pemusnahan yang digelar di Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Jumat (26/5/2017), itu dihadiri Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, Wakil Bupati Ade Sumardi, serta sejumlah tokoh ulama.
Wakapolres Lebak, Kompol Fredya Triharbakti mengatakan, selain miras dan VCD porno hasil Cipta Kondisi Kalimaya 2017 lainnya seperti, obat kedaluwarsa, alat kontrasepsi juga dimusnahkan menjelang bulan suci Ramadan ini.

“Karena pengaruh negatif miras terhadap generasi muda amatlah berbahaya, sehingga harus diberantas secara bersama-sama. Peran serta seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” kata Fredya.

Menurutnya, miras dapat merusak tatanan sosial masyarakat karena akan menyebabkan hilangnya eksistensi sebagai manusia baik secara individu maupun kolektif. “Miras dapat menghilangkan kesadaran dan akal sehat sehingga memicu adanya hal-hal negatif lainnya,” ucapnya.

Sementara Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lebak mendukung penuh pemberantasan miras di Kabupaten Lebak guna terciptanya kondusivitas dan generasi muda yang jauh lebih baik. “Miras dapat merusak generasi muda, sehingga harus diberantas secara bersama-sama,” tuturnya.

Bupati juga mengimbau seluruh masyarakat agar menjaga kondusivitas selama bulan Ramadan terutama kepada para pedagang makanan, tempat hiburan dll agar tidak beroperasi di siang hari.
”Pemusnahan barang bukti hasil Operasi Cipta Kondisi Kalimaya 2017 merupakan bukti nyata jajaran Polres Lebak dan Pemerintahan Kabupaten Lebak dalam memberantas penyakit masyarakat seperti judi, miras, prostitusi, premanisme dan pornografi yang mengakibatkan timbulnya tindakan krimininalitas. Semoga semua yang kita lakukan mempunyai nilai ibadah dalam menghadapi bulan suci Ramadan 1438 H,” kata Bupati Iti. (H-38/H-22)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here