Polisi Tangkap Pelaku Ganjal ATM

LEBAK, (KB).- Aparat Polsek Cibadak menangkap empat orang terduga pelaku kejahatan dengan modus ganjal mesin anjungan tunai mandiri (ATM), Kamis (19/3/2020). Aksi komplotan tersebut terungkap saat pelaku kedapatan beraksi menipu korbannya seorang perempuan berusia 40 tahun.

Informasi yang dihimpun, keempat terduga pelaku masing-masing berinisial SE (34), warga Lampung yang sehari-hari bekerja sebagai sopir. Pelaku kedua berinisial CG (38), warga Cimone, Tangerang. Pelaku ketiga berinisial T (41), warga Karawaci, Tangerang. Terakhir, berinisial W (20) warga Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel).

Keempat pelaku ditangkap saat melakukan aksi kejahatannya di mesin ATM BRI yang berlokasi di SPBU Rumbut, Desa Kadu Agung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten.

”Para pelaku ditangkap saat sedang melancarkan aksinya mengganjal mesin ATM. Mereka memang sudah kami pantau sejak lama,” kata Kapolsek Cibadak Iptu Indik Rusmono, Rabu (18/3/2020).

Sebelum ditangkap, pelaku SE sedang memperdaya korbannya seorang wanita berusia 40 tahun. SE masuk ke ruangan mesin ATM kemudian mengganjalnya dengan tusuk gigi. Pelaku keluar dan menunggu korbannya bersama rekan-rekannya yang lain.

“Korban datang memasukkan kartu ATM miliknya ke dalam mesin tapi tidak bisa digunakan. Kemudian pelaku SE masuk ke dalam ruangan mesin ATM seolah-olah akan melakukan transaksi, yang kemudian berupaya menolong korban,” ujarnya.

Kemudian kepada korban, SE mengaku jika ada temannya di luar yang bisa membantu mengembalikkan kartu ATM yang seolah-olah tertelan itu. SE pun memanggil rekannya yang menunggu di luar, berinisial T. Pelaku T beradegan seolah-olah bisa mengambil kartu ATM korban.

”Pelaku SE pura-pura ke luar dan kemudian masuk pelaku lain berinisial T untuk mencari tahu nomo PIN korban tersebut,” ucapnya.

Melihat gelagat pelaku sudah beraksi, pihak kepolisian yang sudah membuntuti para pelaku kemudian menyergapnya. Dua pelaku ditangkap saat berada di dalam ruangan mesin ATM, yakni SE dan T. Kemudian dua lainnya yang mengawasi sekitar lokasi, CG dan W, juga ikut ditangkap.

”Pelaku dikenakan Pasal 363 junto 53 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan dan perusakan, hukuman maksimal tujuh tahun kurungan penjara,” tuturnya.

Aksi bobol warung dan curanmor

Sementara itu terpisah, Polsek Malingping berhasil menangkap delapan orang terduga pelaku pembobol warung/toko dan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Kapolsek Malingping Kompol Refirmanufura telah mengamankan tersangka diduga kuat kawanan pelaku sindikat bobol warung/toko yang beraksi disejumlah tempat salah satunya di wilayah hukum Polsek Malingping.

”Aksi pencurian dengan cara membobol warung atau toko yang dilakukan kawanan pelaku terjadi sekitar pekan kemarin. Aksi para tersangka pelaku kejahatan ini sudah dilakukan di sejumlah tempat dan tak jarang dari mereka melakukan kekerasan,” ujarnya.

Terduga pelaku masing-masing berinisial H (29), warga Kecamatan Malingping, T (42), warga Kecamatan Cileles, W (25) dan IP (21), warga Kabupaten Pandeglang, J (55), D (45) dan MA, ketiganya warga Tangerang, serta M (29) warga Serang.

”Masing-masing mempunyai peran mulai dari otak kejahatan, spesialis pembobol, hingga penjualan hasil kejahatan. Penadah hasil kejahatan berjumlah tiga orang berdomisili di Tigaraksa Tanggerang,” tuturnya. (DH/PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here