Polisi Petakan Potensi Konflik Pilkades Serentak

TANGERANG, (KB).- Dalam beberapa bulan ke depan atau tepatnya Ahad (1/12/2019), akan dilaksanakan pemilihan kepada desa (pilkades) serentak. Ada 153 desa yang akan menggelar pilkades yang 92 desa, di antaranya masuk wilayah hukum Polres Kota Tangerang.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Tangerang AKBP Komarudin menyebutkan, 92 desa yang harus diamankan bukanlah sedikit. Menurut dia, diperlukan ribuan pasukan untuk mengamankan kontestasi politik tingkat desa tersebut.

Ia menuturkan, kemungkinan menerjunkan sekitar 3.000 personel gabungan Polri, TNI, dan unsur pemerintah daerah.

“Jumlah 3.000 pasukan masih mungkin kami minta penambahan,” katanya saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Gemilang Kalimaya Pengamanan Pilkades Serentak Kabupaten Tangerang Tahun 2019 di Halaman Gedung Serba Guna (GSG), Puspemkab Tangerang, Senin (16/9/19).

Ia menyebutkan, potensi kerawanan konflik pada pilkades umumnya lebih hebat daripada kontes politik pada level yang lebih tinggi. Hal tersebut, karena perbedaan dukungan politik berinteraksi setiap hari yang disebabkan konsentrasi pada lingkup kecil, yakni satu desa.

Oleh karena itu, dia meminta pasukan pengamanan mempelajari wilayah tugas masing-masing. Ia menekankan, pasukan pengamanan memetakan potensi konflik, agar tidak pecah dalam setiap tahapan pilkades.

“Serta saya ingatkan, agar aparat pemerintah atau aparat negara menjunjung tinggi netralitas, agar pilkades berlangsung aman, lancar, jujur, dan adil,” tuturnya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here