Polisi Akan Kawal Reuni 212

PANDEGLANG, (KB).- Meski baru menjabat beberapa pekan, Kapolres Pandeglang AKBP Sofwan Hermanto telah mempersiapkan pengamanan menjelang agenda Reuni 212 di Monas Jakarta, khususnya massa dari wilayah hukum Pandeglang.

Tidak saja persiapan pengamanan, Kapolres pun siap memberikan pengawalan maksimal kepada peserta Reuni 212 dari Kabupaten Pandeglang. Hal itu dilakukan guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

“Terkait dengan rencana agenda reuni 212, tentu kami akan memberikan pengamanan dan pengawalan. Ini kami lakukan supaya tidak mengganggu kebebasan orang lain. Jadi bebas bukan berarti berbuat semaunya, tetapi menghargai hak dan kebebasan orang lain,” kata Kapolres Pandeglang AKBP Sofwan Hermanto saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (26/11/2019).

Meskipun begitu, lanjut Sofwan, sampai saat ini belum mendapatkan surat pemberitahuan atau informasi dari pihak yang akan melaksanakan agenda reuni 212.

“Tapi pada prinsipnya kami akan menghargai kebebasan-kebebasan publik, karena masyarakat hidup di negara yang demokrasi, bebas melakukan apapun sepanjang sesuai aturan dan undang-undang berlaku di negara ini. Namun, bebas itu tentunya harus dengan ketentuan-ketentuan yang ada,” ujar Sofwan.

Sofwan mengatakan, bagi kelompok yang hendak berangkat ke Jakarta ikut reuni 212 akan mendapatkan pengamanan, pengawalan dan memberikan imbauan agar kegiatan tersebut tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

“Tentunya kami mencegah jangan sampai ada kegiatan mengumpulkan orang banyak, sehingga aktivitas masyarakat yang hendak bekerja dan ke pasar jadi terhambat,” ucapnya.

Ia menegaskan, terkait dengan penyekatan massa hal tersebut merupakan rutinitas aparat Polri dalam melakukan penertiban di jalur rawan dan tidak hanya fokus dalam kegiatan reuni 212. Sebab, penyekatan itu sebagai upaya antisipasi terhadap kerawanan kejahatan malam hari yang meresahkan masyarakat.

“Dengan adanya penertiban di jalur-jalur rawan minimal menjadi alarm bagi pelaku-pelaku kejahatan tersebut,” tuturnya.

Kapolres mengatakan, meskipun tidak dilakukan larangan terkait peserta yang akan gabung reuni 212 di Jakarta, namun atas nama Polri berharap massa tersebut ada pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

“Intinya meskipun tidak dilarang setidaknya ada pemberitahuan ke aparat kepolisian,” katanya. (Ade Taufik/H-20)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here