Jumat, 20 Juli 2018
TERSANGKA perusakan Polsek Bayah memasuki mobil tahanan di Mapolda Banten, Rabu (11/7/2018).*

Polda Banten Limpahkan 19 Tersangka Perusakan Mapolsek Bayah Ke Kejari Lebak

SERANG, (KB).- Sebanyak 19 tersangka kasus perusakan Mapolsek Bayah dan pemerasan bos bibit lobster (benur) yang dilakukan oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM), diserahkan penyidik Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten ke Kejari Lebak, Rabu (11/7/2018).

Penyerahan tersangka dan barang bukti ini dilakukan setelah penyidik Kejaksaan Negeri Lebak menyatakan berkas berita acara pemeriksaan dinyatakan lengkap. “Setelah berkas dinyatakan lengkap, kami wajib menyerahkan para tersangka dan barang bukti (tahap II) ke Jaksa Penuntut Umum Kejari Lebak sesuai dengan lokasi kejadian yang berada di wilayah Kabupaten Lebak,” ujar Kasubdit III Ditreskrimum, AKBP Sofwan Hermanto kepada wartawan.

Dari 19 tersangka, empat di antaranya merupakan pelaku pemicu perusakan oleh para nelayan. “Kita limpahkan 19 tersangka ke kejaksaan, empat oknum LSM yang menjadi pemicu perusakan, 15 tersangka lainnya warga pelaku perusakan,” katanya.

Ia menuturkan, dilimpahkannya seluruh tersangka ke kejaksaan untuk memberikan kepastian hukum dan juga membuat efek jera kepada tersangka. Selain itu, memberikan pelajaran kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis. Sebelumnya, pada tanggal 12 Mei 2018 ratusan nelayan merusak fasilitas dan sarana Polsek Bayah. Perusakan dipicu penangkapan bos benur oleh oknum LSM yang mengaku anggota Polri.

Baca Juga: Ratusan Nelayan Benur “Serang” Polsek Bayah

Ke-19 tersangka yaitu HA, TH, SN, J, E, D, H, G, R, H, MH, S, AH, M, YY, dan A diancam Pasal 170 jo Pasal 187 dan Pasal 160 KUHPidana. Sedangkan untuk anggota LSM yang sempat melakukan penangkapan terhadap nelayan benur dikenakan pasal 368 jo Pasal 365 karena melakukan ancaman dan pencurian dengan kekerasan. (SN)*


Sekilas Info

4 Tahun Lumpuh, Lansia di Cikande Tak Mampu Berobat

SERANG, (KB).- Pasangan Suami Istri Memed (73) dan Kasimah (60) warga Kampung Pandan, RT 007/RW 002, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *