Sabtu, 15 Desember 2018

Polairud Polda Banten Kekurangan Personel

CILEGON, (KB).- Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah (Polda) Banten masih kekurangan personel dan kapal patrol untuk pengawasan perairan di Banten yang rawan menjadi jalur penyelundupan narkoba.

Hal itu dikatakan Direktur Polairud Polda Banten Kombes Pol Nunung Syaifuddin saat menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Polairud, di Markas Ditpolairud Polda Banten, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Selasa (4/12/2018).

“Jumlah personel Polairud Polda Banten hanya sekitar 150 orang, padahal idealnya 200 personel. Kalau jumlah kapal patroli saat ini hanya 14 unit, padahal idealnya sekitar 20 kapal patrol,” katanya.

Ia menuturkan, tahun depan, akan ada penambahan satu unit kapal patroli dari anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Pada puncak acara HUT ke-68 Polairud, Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir, meresmikan dermaga dan landasan helikopter (helipad) Ditpolairud Polda Banten.

Kepada wartawan, Brigjen Pol Tomsi Tohir mengatakan, memiliki harapan besar terhadap kesiapsiagaan Ditpolair Polda Banten. Khususnya dalam rangka penegakkan hukum di wilayah perairan Banten. “Saya berharap akan kesiapsiagaan Polairud, tentunya dalam penegakan hukum. Kemudian memberikan pelayanan kepada masyarat dan pembinaan kepada masyarakat pesisir agar lebih ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Kapolda menuturkan, perairan wilayah Banten memang menjadi jalur rawan untuk masuknya narkoba ke Pulau Jawa. Kesiapsiagaan Polairud Polda Banten diharap semakin meningkat setelah adanya dermaga dan landasan helikopter. “Wilayah Banten garis pantainya cukup panjang, dan dekat dengan pasar narkoba yaitu Jakarta, jadi memang rawan,” ucapnya.

Dalam pengawasan wilayah laut, pihaknya juga akan meminta bantuan nelayan. Masyarakat pantai atau nelayan dianggap bisa membantu dalam pengawasan pantai dari penyelundupan narkoba. (AH)*


Sekilas Info

Sepekan OP Beras, Harga Beras di Pasar Tradisional Kota Cilegon tak Kunjung Turun

CILEGON, (KB).- Menurunkan harga beras jenis medium di pasar-pasar tradisional Kota Cilegon, tampaknya bukan hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *