Polair Sisir Kapal Bom Ikan

Kepala Polair Polres Pandeglang Iptu Dwi Hari Bagio Sunarko sedang memeriksa kapal motor yang diduga menyimpan bom ikan di perairan Panimbang, Jumat (29/11/2019).*

PANDEGLANG, (KB).- Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Pandeglang masih terus menyisir wilayah perairan Selat Sunda, karena diduga masih banyak kapal motor yang menyimpan bom ikan, Senin (2/12/2019).

Kegiatan itu dilakukan dalam giat patroli rutin di wilayah perairan Pandeglang, menyusul tertangkapnya pemilik bom ikan di perairan Panimbang.

Kasat Polair Polres Pandeglang, Iptu Dwi Hary Bagio Sunarko menuturkan, saat ini petugas masih mencurigai sejumlah kapal penangkap ikan yang menggunakan bom. Oleh karena itu, petugas menggiatkan patroli ke beberapa perairan untuk memastikan jejak kapal penyimpan bom ikan.

”Masih ada , tapi saya tidak mau menyebutkan lokasinya. Untuk giat Satpolair akan selalu memonitor kapal nelayan yang dicurigai menggunakan bahan peledak,” kata Kasat Polair Polres Pandeglang Iptu Dwi Hary Bagio Sunarko kepada Kabar Banten, Senin (2/12/2019).

Baca Juga : Pengguna Bom Ikan Ditangkap Polisi

Ia mengatakan, sejumlah tempat bersandarnya kapal penangkap ikan tersebut akan dipantau secara intens. Namun demikian, dirinya tidak menafikkan akan melakukan patroli secara intens di perairan. Selain itu, petugas akan memfokuskan tempat bersandar kapal. Sebab, nelayan yang melaut pasti menyiapkan amunisi di tempat bersandar.

”Baik dengan patroli laut maupun di pesisir pantai dengan sasaran tempat bersandar kapal oleh pelaku bom yang akan membeli perbekalan,” ujarnya.

Menurut dia, dengan patroli secara intensif tersebut akan membuat para nelayan yang menggunakan bom ikan semakin ketakutan, terlebih jika terbukti menggunakan bahan peledak, pasti ditindak tegas.

”Iya tidak semua, beberapa saja yang dicurigai menggunakan bahan peledak,” ucapnya.

Seperti diketahui, Satpolair Polres Pandeglang menangkap dan mengungkap pelaku penyimpanan bahan peledak (handak) yang akan digunakan untuk bom ikan di Perairan Panimbang, tepatnya di pinggir Tempat Pelelangan Ikan (TPI Lama) Desa Panimbangjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Jumat (29/11/2019).

Tertangkapnya tersangka handak berawal saat sedang ada bongkar ikan di TPI. Dari lokasi itu, anggota Satpolair mencurigai kapal motor yang membongkar muat ikan.

Kapal Motor Setela Maria milik tersangka diperiksa petugas. Setelah diintrograsi , ABK kapal tersebut menyebutkan bahwa mereka akan menggunakan bahan peledak untuk bom ikan.

Kasat Polairut Polres Pandeglang Iptu Dwi Hari Bagio Sunarko membenarkan telah terjadi tindak pidana dugaan pemilik bom ikan. Handak tersebut diduga kuat milik untuk kegiatan menangkap ikan di laut yang dilakukan oleh tersangka CC alias AL. (Ade taufik/EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here