PODSI Banten Optimistis Tembus PON 2020

SERANG, (KB).- Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Banten optimistis atletnya mampu melewati babak pra Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2019. Sikap optimis tersebut didasarkan atas prestasi pedayung Banten di kejuaraan kancah nasional dan internasional.

“Tentu kami optimis lolos PON 2020,” ujar Pelatih Dayung Pelatda Jangka Panjang (PJP) Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Banten Ahmad Yaman saat dikonfirmasi wartawan. Ia mengatakan belum lama ini atlet terbaik Banten baru saja memenangkan Kejuaraan Internasional Perahu Naga 2018 nomor beregu, yang dihelat di China.

Kedua atlet tersebut yakni Since Lithasova Yom dan Fajar. Keduanya berhasil menyumbangkan dua medali emas untuk Indonesia. “Kejuaraan internasional itu berlangsung di China tanggal 14-19 November. Mereka baru saja pulang belum lama ini. Since dan Fajar termasuk atlet yang masuk program Pelatda Jangka Panjang (PJP) KONI Banten,” kata Yaman.

Ia menuturkan prestasi atlet dayung Banten di kancah nasional sudah tidak diragukan. Pada kejuaraan nasional (Kejurnas) 2018 yang berlangsung di Palembang, atlet yang diturunkan menyumbangkan empat medali perunggu. Apalagi, Since merupakan peraih medali emas pada PON XVIII di Riau.

“Atlet kita (Banten) yaitu Arifal pada Kejurnas Dayung di Jakabaring, Palembang dapat dua keping medali perak di nomor kayak slalom dan kano slalom. Kemudian prestasi juga ditorehkan oleh Fajar dan Arif di nomor kayak double,” ucap Yaman.

Di babak kualifikasi PON 2019, PODSI Banten menerima kuota empat atlet yang dimasukkan program PJP. Program PJP tersebut dianggap metode ampuh dalam mengasah kemampuan atlet. “PJP sudah berjalan. Anak-anak itu yang sudah masuk. Kita sampai dengan saat ini dikasih jatah empat atlet. Semua sudah terisi semua. Ke-empat atlet ini mantan-mantan atlet PON,” kata Yaman.

Ia menuturkan atlet dayung yang masuk program PJP biasa berlatih di dua lokasi. Cipondoh, Tangerang dan Jatiluhur, Jawa Barat. Namun ke-empat atlet tersebut saat ini berada di Jatiluhur. Yaman berharap PJP bisa terus dilaksanakan di Jatiluhur.

“Kalau saya sih kepengennya di Jatiluhur terus, karena tempat latihannya lebih representatif. Saya terus memantau perkembangan latihan atlet. PJP ini manfaatnya sangat banyak,” tutur Yaman. (FI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here