Senin, 23 April 2018
Kepala Markas PMI Kota Cilegon, Nurwarta Wiguna (kanan) saat berbincang dengan Pengurus Pertuni Kota Cilegon, Adik Rifai, serta anggota Pertuni, Ashari di Sekretariat PMI Kota Cilegon, Selasa (20/3/2018).

PMI Kota Cilegon dan Pertuni Siapkan Giat Bersama

Palang Merah Indonesia (PMI) dan Persatuan Tunanetra Indonesa (Pertuni) Kota Cilegon siap bekerja sama dalam melaksanakan kegiatan. Hal tersebut terungkap saat pengurus Pertuni Kota Cilegon mengunjungi PMI Kota Cilegon, Selasa (20/3/2018). Kedatangan para pengurus Pertuni diterima Kepala Markas PMI Cilegon, Nurwarta Wiguna.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sempat membahas beberapa agenda kerja bersama, di antaranya pelayanan mudik dan balik Lebaran 2018. “Kedatangan rekan-rekan Pertuni ke sini meminta bantuan sekaligus mengutarakan ide dalam kegiatan bersama, yakni mudik dan balik Lebaran 2018. Di mana memang kegiatan tersebut, bagi PMI sangat rutin dan mungkin yang pertama kali bagi Pertuni,” kata Kepala Markas PMI Cilegon.

Ia menuturkan, selain kegiatan PMI dan Pertuni Cilegon berbagi, PMI akan memfasilitasi pembuatan website, Android, serta pelatihan dan pendampingan pengelolaannya di mana saat ini akses informasi melalui daring (dalam jaringan) cukup tinggi di kalangan masyarakat. “Kami akan membantu pembuatan websitenya yang berisikan informasi mengenai organisasi Pertuni dan lainnya. Selain itu, juga kami akan membantu pelatihan dan pendampingan web yang berisikan info seputar Pertuni Kota Cilegon,” ucapnya.

Ketua Pertuni Kota Cilegon, Adik Rifai yang didampingi anggotanya, Ashari menyambut baik atas kerja sama antara Pertuni dan PMI Kota Cilegon yang akan dilakukan. Pertuni, tutur dia, siap bekerja sama dalam pelayanan arus mudik dan balik Lebaran 2018. “Kami bisa membantu untuk para pemudik yang pulang ke kampung halamannya dengan keahlian kami yakni pijat, urut, dan refleksi,” katanya.

Ia menuturkan, para tunanetra yang tergabung dalam Pertuni ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, meski mereka memiliki kekurangan secara fisik. Bahkan, program tersebut, lanjut dia, merupakan salah satu program kerja Pertuni Kota Cilegon selain program kegiatan lainnya. “Kami akui, meski kami ada kekurangan, yakni bisa melihat, akan tetapi kami juga ingin bisa bermanfaat bagi masyarakat, mudah-mudahan program ini bisa terlaksana,” ujarnya.

Selama ini, ucap dia, Pertuni melakukan kegiatan olah raga, di mana memang ada sebuah kegiatan olah raga yang bersifat lokal, daerah maupun provinsi. Bahkan, di tingkat nasional ada dan sudah dilakukan tahun kemarin. “Selain olah raga, kami juga ingin ada semacam kegiatan bakti sosial lainnya tentunya harus ada kerja sama dan perencanaan yang matang,” tuturnya. (Himawan Sutanto)***


Sekilas Info

Warga Minta Pemkot Cilegon Tutup Parkir Ramayana

CILEGON, (KB).- Sejumlah warga meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mengambil tindakan tegas terhadap pengelola parkir Mal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *