PMI Cilegon Bangun Perlindungan Sumber Mata Air

CILEGON, (KB).- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon membangun perlindungan sumber mata air di Gunung Batur II, di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Kegiatan tersebut, untuk mengurangi risiko bencana dan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana.

“Kegiatan ini merupakan awal tanda dimulainya Program Pengurangan Risiko Terpadu Berbasis Masyarakat (Pertama),” kata Sekretaris PMI Kota Cilegon Ujang Samsul kepada Kabar Banten, Ahad (15/9/2019).

Ia menuturkan, hingga kini musim kemarau masih terus berlangsung. Sehubungan itu, PMI Kota Cilegon berupaya melakukan pengurangan risiko bencana kekeringan.

Kegiatan perlindungan sumber mata air tersebut, merupakan rangkaian dari Program Pengurangan Risiko Terpadu Berbasis Masyarakat (Pertama) yang dilakukan PMI Kota Cilegon. Kegiatan tersebut, menggunakan anggaran donasi dari salah satu karyawan berprestasi PT Krakatau Posco Muklis dan bantuan dana kontijensi dari PMI Provinsi Banten.

Upaya yang dilakukan untuk mencegah bencana kekeringan, adalah dengan membangun bak bak dan tandon penampung secara tertutup serta mengamankan pipa-pipa yang menyalurkan air ke permukiman dengan tembok pengaman. Tujuanya, untuk menghindari kerusakan pipa, agar tidak terinjak oleh hewan liar ataupun terinjak warga.

“Seperti diketahui, banyak sekali yang akan kami lakukan, di antaranya pembuatan tendon penampung air yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar,” ujarnya.

Kemudian, juga terkait dengan pipa yang dialiri oleh air harus diamankan, agar tidak pecah, karena terinjak oleh orang. Hal tersebut merupakan upaya PMI dalam membangun ketahanan air berbasis sumber daya lokal.

Selain pembangunan perlindungan sumber air, PMI Kota Cilegon juga akan memberikan pembekalan terkait upaya kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana.

“Semua perlu mewaspadai akan datangnya bencana dan bukan kekeringan saja. Tetapi lebih dari itu, bagaimana masyarakat harus mempunyai kemampuan dalam melakukan mitigasi bencana dan tidak perlu panik, kemudian apa yang harus dilakukan ketika ada bencana, bagaimana melakukan assessment dan koordinasi dengan instansi terkait,” ucapnya.

Perwakilan Serikat Karyawan Krakatau Posco (SKKP) Sofian secara sukarela menyerahkan donasi tersebut kepada PMI Cilegon, agar dapat membuat program untuk masyarakat yang membutuhkan. ”Kebetulan saat ini musim kemarau yang sangat panjang dan PMI punya program seperti itu, kami sepakat,” tuturnya.

Pihaknya berharap, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat. Terlebih program tersebut, merupakan sinergitas antara SKKP dan PMI Cilegon. Hadir pada kegiatan tersebut, perwakilan Kelurahan Mekarsari, Ketua RW Gunung Batur II Mustofa, Ketua RT Gunung Batur II Fadillah, dan warga sekitar. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here