Selasa, 20 Februari 2018

PMI Banten Evaluasi Kampanye MR

SERANG, (KB).- Pihak Palang Merah Indonesia (PMI) Banten menggelar Lokakarya Pembelajaran dan Evaluasi Program Kampanye Imuniasi Campak dan Rubella (MR) Dukungan IFRC Serang, di Aula Pusdiklat PMI Provinsi Banten, Selasa (31/10/ 2017). Kegiatan evaluasi program kampanye imunisasi MR tersebut, diikuti PMI dari kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

Ketua PMI Banten, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, tujuan kegiatan tersebut untuk mengetahui pencapaian tentang tahapan-tahapan dan proses pelaksanaan kampanye imunisasi MR dari masing-masing kabupaten/kota sasaran, termasuk hasil yang dicapai, ketepatan waktu pelaksanaan, dan serapan dana.

Selain itu, juga untuk mengetahui faktor-faktor kunci yang membantu keberhasilan kampanye, tantangan, kesulitan, dan masalah yang dihadapi, serta solusi atau tindakan yang sudah dilakukan atau saran untuk menghadapinya di masa depan.  “Juga untuk mengetahui manfaat apa yang dirasakan PMI, pembelajaran-pembelajaran yang dialami, serta rekomendasi atau ide-ide inovatif yang dapat direplikasi dari pelaksanaan kampanye imunisasi MR tahap 1 di Pulau Jawa pada 2017,” katanya, Kamis (2/11/2017).

Lebih lanjut, dia menuturkan, tujuan kampanye MR di antaranya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan kerja sama dengan sektor swasta tentang pentingnya imunisasi rutin dan lanjutan. Selain itu, untuk membantu program rutin setelah selesai kegiatan imunisasi tambahan dan mendata anak yang belum mendapat imunisasi lengkap, untuk dilengkapi pada saat yang sama atau pada kunjungan berikutnya.

Pada kampanye MR tersebut, tahap 1 Pulau Jawa pada 2017, pihak PMI telah menyelesaikan peran dukungan teknis yang sangat kritikal untuk memastikan dukungan yang efektif dalam rangka menyukseskan kampanye, yaitu mencapai cakupan lebih dari 95 persen.

Pihak PMI melaksanakan serangkaian kegiatan mobilisasi sosial, edukasi, promosi, dan komunikasi dengan dukungan dari American Red Cross dan IFRC.  “Sasaran utama kegiatan kampanye imunisasi MR oleh PMI, adalah kunjungan rumah ke rumah dan penjangkauan unregistered children, yaitu anak-anak yang tidak teregistrasi baik di sekolah maupun di dalam masyarakat yang masih menjadi kendala utama secara nasional,” ucapnya. (TM)***


Sekilas Info

Pilkada Kota Serang 2018: Tim Pemenangan Perang di Medsos

SERANG, (KB).- Pertarungan Pilkada Kota Serang 2018 mulai ramai jejaring sosial atau media sosial (medsos). Perang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *