Kamis, 21 Februari 2019

PMI Banten Bedah Manajemen PMR dan Sosialisasi Donor Darah

SERANG, (KB).- PMI Provinsi Banten menggelar kegiatan Bedah Manajemen Palang Merah Remaja (PMR) dan sosialisasi seputar donor darah di Aula Pusdiklat PMI Provinsi Banten, Rabu (31/10/2018). Kegiatan ini diikuti 38 perwakilan SMP dan SMA/sederajat di Kabupaten Serang.

Dalam sambutannya, pengurus PMI Provinsi Banten Nur Amrin mengatakan jiwa kerelawanan dapat dibentuk dari mulai sekolah. Oleh karen itu, Amrin mengajak kepada para guru untuk membentuk dan menggerakan para siswa untuk menjadi relawan muda. “Saat ini, jumlah anggota PMR di Banten tidak lebih dari 30%,” katanya.

Amrin yakin jika para guru mampu menggerakkan siswa menjadi relawan, PMI Kabupaten Serang akan memiliki Unit PMR terbanyak di Banten. ‘Kami berharap melalui kegiatan ini tingkat kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya menjadi meningkat,” katanya.

Wakil Ketua PMI Kabupaten Serang Toto Suharto mengajak para guru di semua tingkatan di Kabupaten Serang agar dapat membentuk dan membina PMR di sekolah. “Kami berharap pertemuan ini dapat berlanjut dan kami tunggu di Markas PMI Kabupaten Serang ,” ujarnya.

Terkait dengan sosialisasi donor darah, PMI Provinsi Banten menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Rumah Sakit dr. Drajat Prawiranegara, dan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Serang.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Muhammadiyah Pontang Suherman yang ikut dalam acara ini mengaku akan segera membentuk PMR di sekolahnya. “Saya akan undang PMI untuk datang ke sekolah agar masyarakat sekolah kami dapat ilmu tambahan mengenai kemanusiaan termasuk di dalamnya tentang donor darah, ” kata Suherman.

Dalam kegiatan yang dihadiri Kepala Markas PMI Banten Embay Bahriyah , narasumber antara lain menjelaskan tentang prosedur pengambilan darah/transfuse sampai darah tersebut dapat digunakan oleh pasien. (KO)*


Sekilas Info

Renstra Harus Sesuai Arah Pembangunan Kota Serang

SERANG, (KB).- Rencana strategis (Renstra) 2019-2023 dan rencana kerja (Renja) organisasi perangkat daerah (OPD) 2020 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *