Plt Direktur RSDP Mengundurkan Diri

SERANG, (KB).- Pelaksana tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) dr Sri Nurhayati mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri Sri dengan alasan, karena kesehatannya yang kini memiliki riwayat sakit jantung.

“Saya mengundurkan diri, enggak apa-apa, karena kesehatan saya saja. Saya ingin fokus di akhir jabatan saya, bulan depan pensiun,” katanya kepada Kabar Banten, Selasa (9/10/2019).

Sri mengatakan, untuk sementara jabatan yang ditinggalkannya diisi oleh Asisten Daerah (Asda) I Pemkab Serang Asep Saepudin Mustopa. “Mulai satu Oktober, bukan karena soal beban kerja, itu mah biasa,” ucapnya.

Asisten Daerah 1 Pemkab Serang Asep Saepudin Mustopa mengatakan, alasan logis pengunduran diri tersebut karena Sri Nurhayati memiliki penyakit jantung. Kemudian saran dokter harus mengurangi beban kerja.

“Makanya ajukan pengunduran diri ke ibu, saya tahunya tanggal 30 September, kebetulan saya pas apel dekat dengan Bu Sri dan ibu (bupati), terus kata ibu (bupati) nanti Bu Sri mundur dan bapak gantinya. Astagfirullah kata saya,” ujarnya.

Namun kata dia, untuk jabatan baru ini siap tidak siap ia harus duduk disana. “Siap enggak siap harus siap, kalau direktur mah managerial teknis enggak perlu hapal, tidak perlu belajar nyuntik dan bedah. Jadi saya mimpin supaya berjalan dengan baik,” tuturnya.

Dirinya pun tidak tahu berapa lama ia akan mengemban tugas tersebut. Sebab hal itu kewenanganBadan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang.

“Itumah BKPSDM kalau soal pengisian saya enggak tahu persis. Kalau (sistem kerja) disini kosong saya kesana, sebenarnya disana enggak bisa ditinggalkan karena pelayanan. Mungkin nanti banyak disana,” katanya.

Asep mengatakan, fokus utama yang akan dilakukan di RSDP yakni meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Tadi di apel juga dibahas coba yang dilayani itu harus tersenyum agar timbul doa, itu kan buat kita. Semangatnya gitu aja saya,” ucapnya.

Sementara, Kepala BKPSDM Kabupaten Serang Mohamad Ishak Abdul Raup mengatakan, Sri Nurhayati sebentar lagi akan memasuki masa pensiun. Sehingga ia beranggapan masih banyak pekerjaan penting di Dinkes yang harus diselesaikan. “Makanya dibuat Plt baru, Plt nya pak Asep Asda satu,” ujarnya.

Disinggung soal pengisian direktur definitif, Ishak berharap akhir tahun ini bisa segera dilakukan open bidding. Untuk SOTK RSDP, berdasarkan hasil konsultasi masih berupa OPD. “Yang jelas kalau RSUD harus dokter umum atau dokter gizi kalau definitif. Kalau Plt enggak papa karena dia satu eselon di OPD,” tuturnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here