Plang Rawan Tsunami Cemaskan Wisatawan

PANDEGLANG, (KB).- Komunitas Peduli Pariwisata Carita (KPPC) menolak pemasangan Plang Rawan Tsunami bertuliskan “Anda Berada di Wilayah Rawan Tsunami”. Plang yang dipasang di dalam kawasan wisata Carita ini sangat mencemaskan bagi para wisatawan.

Selain itu, plang tersebut akan berdampak terhadap lumpuhnya pariwisata dan berujung kepada matinya perekonomian masyarakat pascatsunami.

Ketua KPPC Franky Ahmad Setiadi mengatakan, narasi yang tercantum dalam plang itu seolah menakuti pengunjung pantai.

“Saya menilai plang ini akan membuat pengunjung wisata enggan ke Carita,” kata Franky kepada Kabar Banten, Senin (27/1/2020).

Ia mengatakan, pemasangan plang tersebut sangatlah tidak relevan dengan kondisi saat ini. Pemasangan plang tersebut seolah memvonis bahwa Carita betul-betul rawan tsunami.

“Intinya pelaku dan penggiat pariwisata menolak pemasangan plang tersebut, karena narasinya mencemaskan. Jika ditafsirkan substansi kalimat dalam plang itu seakan-akan membawa Carita rawan tsunami,” ucapnya.

Menurut dia, dengan adanya plang tersebut menimbulkan stigma yang negatif. Selain itu, bisa membuat pariwisata Pandeglang kembali terpuruk akibat keberadaan plang tersebut.

“Sudah kita terpuruk pascatsunami, ditambah pemasangan plang “Anda Berada di Wilayah Rawan Tsunami”. Di era digital ini, sudah pasti banyak orang membuat viral tulisan dalam plang tersebut. Kami minta cabut plang itu agar Carita bisa kembali bangkit,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang Surya Darmawan, mengelak dengan dalih pemasangan plang tersebut dipasang pihak ketiga.

“Yang pasang pihak ketiga dan mereka tidak konfirmasi soal lokasi pemasangan plang ke BPBD,” ucapnya. (Ade Taufik/EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here