PKL Dikawasan Banten Lama Akan Dipindah, Kenadziran Banten Sayangkan Pemprov Tidak Koordinasi

Sejumlah anak bermain didekat kios di Terminal Sukadiri Kebalen, Banten Lama, Kamis (28/6/2018). Kios-kios tersebut rencananya akan dijadikan tempat Relokasi PKL dikawasan Banten Lama.

SERANG, (KB).- Ketua Kenadziran Kesultanan Banten, Tubagus Abbas Wasse menyayangkan Satpol PP Provinsi yang tidak melalui koordinasi dengan pihaknya mengenai surat peringatan terhadap PKL dikawasan Banten Lama. Bahkan, menurutnya ia baru mengetahui saat Kabar Banten ingin mengkonfirmasi terkait surat peringatan tersebut. Hal tersebut dikatakan Abbas saat ditemui Kabar Banten disalah satu rumah makan di Kota Serang, Kamis (28/6/2018).

“Saya belum tahu, belum ada koordinasi, masyarakat memang mengisi tanah milik negara tapi tidak ujug-ujug (eksekusi) maka saya sarankan berikan pemahaman, ” kata Abbas. Diketahui dalam surat perihal peringatan 1 kepada para PKL dikawasan Banten lama untuk memindahkan kiosnya terhitung sejak 21-28 Juni atau selama 7×24 jam. Dalam surat itu jika para pedagang tidak memindahkan sendiri maka Satpol PP akan mengambil langkah tegas sesuai undang-undang.

Abbas mengatakan, sebetulnya masyarakat sudah memaklumi dan siap jika harus pindah. Namun, harus dengan cara manusiawi dan diberikan fasilitas yang layak dilokasi tujuan pindah. “Jadi menurut saya sebelum mereka dipindahkan memang harus ada tempat dimana dipindahkannya,” ucapnya.

Sementara, menurut Abbas 500 kios yang sudah didirikan oleh Pemerintah Provinsi Banten saat ini akses jalan masuknya masih berupa tanah merah, listrik dan airnya belum tersedia. “Ya memang dilematisnya Kota Serang sih, karena itu kan milik Kota Serang yang kios itu, kalau saya yasudah sih serahkan saja ke Provinsi, atau diambil alih oleh Provinsi,” tuturnya.

Saat ini, Abbas mengatakan jumlah PKL di kawasan Banten Lama berjumlah sekitar 1.000 PKL. Namun, ia berharap untuk tahap 1 pemerintah segera merelokasi 500 PKL terlebih dahulu sesuai kapasitas kios yang tersedia. Sedangkan, sisanya akan dipindahkan pada tahap 2. “Target saya 500 kios yang dipindahkan itu yang didepan alun-alun dulu, sisanya nanti. Kan ada tahap 2,” ujarnya.

Senada, salah seorang pedagang Saroh mengatakan bahwa pada prinsipnya pedagang disekitar kawasan Banten Lama sudah siap untuk dipindahkan. Tetapi menurutnya harus ada kejelasan terlebih dahulu dari pemerintah. “Kalau tempatnya sudah ada kita siap, Kita pindah bareng-bareng biar gak cemburu,” katanya.

Ia mengatakan, selama ini mereka diminta untuk pindah akan tetapi lokasinya fasilitas tujuan merek pindah belum terbilang layak. Selain itu, menurutnya pemerintah juga harus mempertimbangkan lokasi tujuan. Apakah lokasinya bisa seramau dilokasi saat ini, karena orientasi pedagang adalah pembeli. “Pemerintah juga harus mikirin, kita kan nyari duit. Kalau sepi ya akhirnya pada pindah lagi nanti, kan sayang,” ujarnya.

Kasatpol PP Kota Serang, Maman Lutfi saat dikonfirmasi terkait surat edaran mengatakan masih menunggu informasi dari Satpol PP Provinsi. “Masih belum ada konfirmasi dari Satpol PP Provinsi, Blm, masih baru tahap peringatan untuk bongkar dan pindah sendiri ketempat yg telah disediakan,” ujarnya. (Masykur)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here