PKL di Stadion Maulana Yusuf Minta Tempat Permanen

Pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dapat menyediakan lahan permanen khusus pedagang. Hal tersebut dilakukan agar pedagang tidak merasa kesulitan atau kebingungan saat sedang berjualan.

Seorang pedagang di stadion, Hakiki mengatakan, sebelumnya ia berjualan di Alun-alun Kota Serang. Namun karena Pemkot Serang melakukan penataan kawasan alun-alun bebas dari PKL, sehingga ia terpaksa pindah ke Stadion Ciceri. “Dulu saya di alun-alun terus pindah ke stadion. Terus dari stadion itu sempat juga sebentar pindah ke Kepandean,” kata Hakiki kepada Kabar Banten, Senin (26/11/2018).

Dia menjelaskan, saat di Kepandean merasa dagangannya sepi. Sebab, mayoritas masyarakat lebih banyak mengunjungi stadion dibandingkan ke Kepandean. Akhirnya, ia memutuskan untuk kembali berjualan di stadion hingga saat ini.

“Di sana juga kan hanya sementara kami di tempatkan, karena waktu itu ada kunjungan jadi kami di sana sementara. Kami minta pemerintah bisa sediakan tempat yang permanen untuk pedagang seperti kami, biar jelas,” tuturnya.

Pedagang lainnya Cucu mengatakan, setiap bulannya pun pedagang diminta untuk membayar lapak kepada petugas. Setiap pedagang, bahkan ada yang diminta Rp 300.000-Rp 500.000 per bulannya. “Kalau dipindah-pindah itu sudah sering, petugas bongkar warung kami. Tapi nanti paling balik lagi. Kami juga bingung mau jualan dimana, kan ini juga mata pencaharian kami sebagai pedagang,” tuturnya.

Menanggapi itu, Penjabat Wali Kota Serang, Ade Aryanto menjelaskan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan OPD-OPD terkait dalam penataan PKL tersebut. Adapun beberapa titik yang menjadi fokusnya, seperti di Pasar Induk Rau, Pasar Lama hingga Stadion Maulana Yusuf Ciceri, Kota Serang. Hal tersebut akan diselesaikan agar Kota Serang lebih tertata lebih baik. “Selain dengan OPD, nanti kami perlu melakukan koordinasi dulu dengan pihak ketiganya. Ini kan tugas bersama-sama agar semuanya terselesaikan,” kata Ade.

Dia menuturkan, akan meminta Satpol PP Kota Serang untuk melakukan relokasi para PKL ke tempat-tempat yang sudah disediakan. Salah satunya di area Kepandean, Kota Serang yang sebelumnya telah direncanakan sebagai tempat sementara PKL. “Ada Kepandean di situ, nanti bisa ditempatkan dulu sementara di sana,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan, saat ini PKL di kawasan stadion semakin menumpuk. Bukan hanya pedagang makanan, namun juga ada pedagang pakaian, wahana permainan anak-anak dan lainnya. Hampir setengah kawasan tersebut saat ini diisi oleh PKL. Namun dalam waktu dekat ini, Pemkot berencana merelokasi mereka ke Kepandean, Kota Serang yang saat ini masih dalam penataan. Masih sebagian jalan untuk tempat berjualan PKL dilakukan pavingblok dan belum ada perbaikan khusus untuk lapak-lapak para pedagangnya. (Tresna Mulyanawati)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here