PKK Diminta Tekan Angka Stunting

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten Serang meminta kader pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) ikut berupaya menekan angka stunting di tiap desa. Hal itu terungkap dalam acara jambore anggota/kader PKK tingkatkan semangat dan kinerja pelaksanaan 10 program pokok PKK di Tembong Kota Serang, Selasa (15/10/2019).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang Rudi Suhartanto mengatakan, dirinya sedang berupaya menekan agar stunting bisa hilang dari tiap desa di Kabupaten Serang. “Saya sedang susun sebuah model untuk PKK wajib membiayai pencegahan stunting di desa. Nanti kita buat inisiatif programnya,” ujar Rudi saat menyampaikan materi.

Rudi mengatakan, program tersebut akan mulai difokuskan pada 2020 melalui anggaran desa. Terlebih saat ini 60 persen kondisi jalan desa sudah baik, sehingga anggaran dana desa bisa diarahkan ke penanganan stunting. “Saya fokus stunting 2020,” ucapnya.

Namun kata dia, sebelum dianggarkan di desa, PKK harus berbenah lebih dulu. Jangan sampai ketika anggaran diturunkan PKK bingung melaksanakannya. “Pulang dari sini data lagi jumlah kader dan sasaran untuk anggaran 2020,” katanya.

Sementara, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, keberadaan PKK merupakan kegiatan strategis dan bermanfaat untuk masyarakat. Sebab PKK adalah mitra strategis Pemkab. “Sangat membantu dalam hal pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Oleh karena itu kegiatan PKK harus disinkronkan dengan kegiatan pemkab. “Karena ibu-ibu sangat strategis sampai tingkat desa dan rumah tangga. Ini tidak bisa diambil alih oleh pemda, karena pemda sangat terbatas. Yang paling sulit itu mengubah mindset masyarakat. Kami berharap banyak pada ibu ibu, karena ibu ibu langsung face to face,” tuturnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here