Rabu, 21 November 2018
Program pembangunan rabat beton bersumber dari dana desa di Desa Cigorondong, Kecamatan Sumur, kondisinya mandek. Dari panjang 300 meter hanya dikerjakan 150 meter.*

Pjs Kepdes Cigorondong Kabur

PANDEGLANG, (KB).- Maman, pejabat sementara (Pjs) Kepala Desa Cigorondong, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang diduga kabur dari pantauan warga. Menurut informasi, Maman menghilang dari desa sudah sebulan, sejak program pembangunan desa yang bersumber dari dana desa pekerjaannya terbengkalai.

Camat Sumur, Najamudin membenarkan keberadaan Pjs Kades Cigorodong tidak diketahui jejaknya. Diketahui, Maman menghilang dari desa sejak terjadi masalah program pembangunan desa yang tidak tuntas. Bahkan, pembangunan dari DD tahap pertama juga tidak selesai, seperti pembangunan rabat beton. Pembangunan tersebut awalnya yang direncanakan sepanjang 300 meter tetapi hanya diselesaikan sekitar 150 meter. Termasuk pembangunan paving block tidak direalisasikan.

Menurut camat, anggaran pembangunan rabat beton tersebut sebesar Rp 373 juta lebih, namun pekerjaannya mandek. Bahkan Pjs Kades itu masih punya sangkutan piutang kepada para suplayer bahan material bangunan dan para pekerja. “Saya sudah beberapa kali memanggilnya, namun tidak pernah datang. Dihubungi lewat telepon tidak pernah aktif. Ya, saat ini belum diketahui jejaknya,” ujar Najamudin, Senin (20/11/2017).

Selain itu, pihaknya banyak menerima aduan dari warga terkait dengan pembayaran upah kerja yang belum dibayar. Termasuk aduan dari pemasok barang material juga belum dibayar. Bukan hanya itu, selaku camat, dirinya sudah difitnah oleh Pjs Kades Cigorondong dengan tuduhan meminjam uang DD. “Nama baik saya sudah dicemarkan oleh Pjs Kades. Saya dituduh telah meminjam uang pembangunan,” tuturnya.

Sementara itu salah seorang suplayer material bangunan, Sahru mengatakan, pembayaran bahan material bangunan rabat beton belum dibayar oleh pihak desa. “Memang sampai saat ini saya belum menerima pembayaran uang material dari desa. Jumlah piutangnya sebesar Rp 16 juta lebih. Termasuk upah pekerja juga belum dibayar oleh Pjs Kades,” ucapnya.

Pihaknya segera melaporkan Pjs Kades Cigorondong ke polisi. Sebab sampai sekarang dia tidak pernah ada niatan baik untuk melunasi piutangnya. “Kami hanya sebatas diberikan janji manis oleh Pjs Kades. Tapi sampai saat ini tidak pernah ditepati, makanya kami akan laporkan masalah ini ke polisi,” tuturnya. (IF)***


Sekilas Info

Pandeglang Darurat LGBT dan Degradasi Moral Anak

PANDEGLANG, (KB).- Penyimpangan perilaku seksual seperti lesbian, gay, bisexual, dan transgender (LGBT) di lingkungan pelajar sedang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *