Pj Wali Kota Serang Masih Dirahasiakan

SERANG, (KB).- Teka-teki siapa yang akan menjadi Penjabat (Pj) Wali Kota Serang yang aktif akhir September mendatang, masih belum terjawab. Hingga saat ini, Biro Pemerintahan Setda Banten masih merahasiakan tiga nama calon Pj Wali Kota Serang yang diusulkan Gubernur Banten Wahidin Halim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut.

Sebelumnya, beredar tiga nama calon Pj Wali Kota Serang yang diusulkan Gubernur Banten ke Kemendagri. Mereka adalah Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Suyitno, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Babar Suharso, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olah raga (Dispora) Deden Apriandhi. Namun belakangan, nama yang menguat adalah Kepala Badan Pendapatan (Bapenda), Opar Sochari.

“Usulannya sudah disampaikan ke Kemendagri. Tiga nama. (Siapa saja) Jangan sekarang, nanti saja ya tunggu pelantikannya saja,” kata Kepala Biro Pemerintahan Setda Banten, Gunawan Rusminto, ditemui akhir pekan kemarin.

Gunawan menuturkan, surat keputusan (SK) Mendagri tentang Penjabat Wali Kota Serang dimungkinkan keluar bersamaan atau setelah pengumuman Daftar Calon Tetap (DCT) oleh KPU. “Apabila sampai dengan pengumuman DCT belum keluar juga SK Mendagri maka pimpinan daerah diambil alih sekretaris daerah (sekda) sebagai Pelaksana harian wali kota. Jabatan tersebut sampai dilantiknya Pj wali kota oleh gubernur,” tuturnya.

Sementara, sejumlah nama pejabat Eselon II Pemprov Banten yang disebut-sebut akan menjadi Pj wali kota Serang terus bermunculan. Sebelumnya, mencuat nama Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Deden Apriandhi Hartawan. Kemudian, beberapa nama lain yang juga muncul yaitu Kepala Badan Kesbangpol Ade Ariyanto, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Kepala Biro Pemerintahan Gunawan Rusminto. “Tiga nama itu pertama Gunawan, kedua Rusminto, ketiga Gunawan lagi,” ucap Gunawan berseloroh.

Diketahui, Wali Kota Serang Tb. Haerul Jaman dan Wakil Wali Kota Sulhi Choir akan menanggalkan jabatannya per 20 September mendatang. “Isi surat (pengunduran diri) itu atas permintaan saya, di tanggal 20 September 2018,” kata Jaman, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya Jaman telah menyampaikan surat pengunduran diri tersebut kepada Gubernur Banten untuk kemudian diteruskan ke Kemendagri. Jaman mundur karena mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di DPR RI dari Dapil Banten II.

Jaman mengatakan, pengunduran dirinya bagian dari persyaratan dari KPU untuk menetapkan daftar calon terpilih (DCT). “Persyaratan DCT itu kan tanggal 21 September 2018, maka saya mengajukan pengunduran diri untuk tanggal 20 September 2018,” tuturnya. (RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here