Pipa Bocor, Suplai Air PDAM Tirta Albantani Kabupaten Serang Terhenti

SERANG, (KB).- Terhentinya suplai air di sejumlah wilayah di Kota Serang sejak sepekan lalu disebabkan kebocoran pipa Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Albantani Kabupaten Serang.

Butuh waktu sekitar satu bulan untuk memperbaiki pipa transmisi berdiameter 400 mm di sepanjang jalur Palima-Kebon Jahe tersebut.

“Untuk perbaikan itu semua membutuhkan proses, baik dari perpipaan maupun otoritas wewenang badan jalan. Saya enggak bisa jelasin. Tapi, yang pasti butuh waktu panjang untuk perbaikannya. Hasil analisa tim dan petugas kami mungkin perkirakan satu bulan,” kata Staf Direktur PDAM Tirta Albantani Kabupaten Serang Rahmat Hidayat, Senin (13/5/2019).

Ia mengatakan, pihaknya langsung melakukan perbaikan ke lapangan. Sementara ini, pihaknya mengirim air menggunakan tangki untuk memenuhi kebutuhan air bersih di lokasi terdampak.

“Kami terjun langsung lakukan perbaikan di lapangan. Kemudian, koordinasi dengan yang punya wewenang Jalan Palima-Kebon Jahe. Selain itu, kami juga melakukan manajemen pengiriman bantuan tangki air kepada pelanggan yang terdampak,” ujarnya.

Sehubungan dengan adanya kebocoran tersebut, pihaknya juga telah mempublikasikan ke sejumlah media cetak dan elektronik yang ada di Kota Serang.

“Kami juga sudah sampaikan ke media cetak dan elektronik sebagai pemberitahuan ke publik,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, kebocoran pada pipa transmisi di Jalan Raya Pandeglang-Serang, tepatnya di Kampung Nancang tersebut, mengakibatkan suplai air terhenti di sejumlah wilayah, seperti Neglasari, Kubang, Kaujon, Kaloran, Bungur Indah, Penancangan, Ciceri Indah, Sumur Pecung, dan sekitarnya.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan perbaikan sedang kami lakukan. Untuk sementara PDAM Kabupaten Serang akan mengirimkan tangki air ke wilayah-wilayah yang tidak teraliri. Untuk tangki kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Namun, jumlahnya 7 tangki per hari, dengan kapasitas 5.000 liter,” tuturnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin belum mengetahui warganya mengalami kesulitan air bersih. Namun, dia mengatakan, akan mengecek langsung.

“Terkait hal tersebut, nanti kami akan tindak lanjuti dengan pihak terkait. Karena, saya baru mendengar laporan ini. Padahal kan ini sudah musim hujan, tapi nanti saya akan langsung cek ke lokasi itu,” katanya. (Rizki Putri/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here