Rabu, 19 Desember 2018

Pilpres 2019: KH Ma’ruf Amin Cawapres Jokowi, Ketum PB Al Khairiyah Siap Kerja Keras

CILEGON, (KB).- Terpilihnya Prof.DR.KH Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden yang mendampingi Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 mendapat sambutan yang positif. Salah satunya adalah Ketua Umum PB Al Khairiyah H Ali Mujahidin, bahkan dirinya siap bekerja keras untuk memenangkan pasangan ulama dan umaro tersebut. ”Syukur alhamdulilah, kami akan bekerja semakin keras untuk ulama dan umaro yang insya Allah diridhoi Allah SWT,” katanya melalui pesan elektronik, Kamis (9/8/2018).

Sebelumnya, pria yang akrab dipanggil Mumu tersebut mendukung KH Ma’ruf Amin sebagai cawapres Jokowi di kalangan pemilih muslim. Karena saat ini, kata dia, stigma yang melekat seakan-akan Presiden Jokowi jauh dan seringkali dikaitkan sebagai tokoh anti Islam oleh para pesaingnya.

”Saya kira, KH Ma’ruf Amin adalah sosok yang tepat sebagai Cawapres pendamping Jokowi. Karena apa Seperti kita ketahui, baik di medsos, maupun portal berita isu tentang agama yang menjadi hoax begitu gencar, bahkan ada istilah digoreng terus menerus, sehingga seolah-olah Jokowi anti islam.

Hal ini apabila dibiarkan terlalu lama bisa berpotensi menjadikan iklim ketegangan dan masih menjadi isu andalan untuk menjatuhkan kredibilitas Jokowi di hadapan umat Islam. Terutama di beberapa daerah tertentu sehingga cukup mengandung resistensi, dan KH Ma’ruf Amin sangatlah tepat pendamping Jokowi, ujarnya.

KH Ma’ruf Amin, ujar Mumu diketahui merupakan tokoh ulama Indonesia yang kharismatik, yang lahir dari hasil didikan Pondok Pesantrean Al-Khairiyah dan Tebu Ireng. Hal ini tentu membuat KH Ma’ruf Amin juga menjadi tokoh sentral di Nahdatul Ulama, Al-Khairiyah dan beberapa komunitas lainnya.

“Keberadaan KH Ma’ruf Amin sebagai pemimpin lembaga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat diharapkan dapat mengakomodir kelompok Ormas Islam seperti NU, Muhamadiyah, Al-Khairiyah, Mathlaul Anwar, Al-Khoirot, dan yang lainnya, dan sikap KH Ma’ruf Amin selama ini cukup fleksibel, memiliki keahlian dalam berbagai disiplin ilmu politik, ekonomi, sosial dan budaya yang mumpuni untuk memberikan masukan dan inspirasi kepada Presiden terutama tentang bagaimana menjaga stabilitas Negara,” ucapnya. (HS)*


Sekilas Info

Penyebar Berita Hoax Bisa Dipidana

CILEGON, (KB).- Penyebar berita hoax bisa dipidana selama 6 tahun atau denda Rp 1 milyar. Hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *