Kamis, 15 November 2018
Breaking News
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (DPMPD) Pandeglang, Taufik Hidayat.

Pilkades: Calon Kades Dilarang Kerahkan Massa

PANDEGLANG, (KB).- Selama tahapan kampanye Pemilihan kepala desa (Pilkades) berlangsung, calon kepala desa (Calkades) dilarang mengerahkan massa dalam bentuk pawai. Sebaliknya, Calkades hanya dibolehkan memasang atribut berupa alat peraga kampanye (APK) selama kampanye digelar pada 1 Oktober – 1 November 2017.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Pandeglang, Taufik Hidayat mengatakan, tahapan kampanye Pilkades dilaksanakan mulai 1 Oktober hingga 1 November 2017. Selama kampanye berlangsung, Calkades hanya diperbolehkan memasang atribut kampanye dan tidak boleh berkampanye dengan mengerahkan massa.

“Sesuai aturan Perbup Nomor 29 Tahun 2017, tentang Pilkades, Calkades tidak boleh berkampanye dengan gaya pawai massa. Mereka hanya boleh kampanye menggunakan APK,” ucapnya, Selasa (24/10/2017). Selama masa tenang, tanggal 2-4 November 2017, Calkades tidak boleh melakukan kegiatan yang berbau kampanye.

Jika ditemukan Calkades yang melakukan kampanye, maka akan dikenakan sanksi sesuai aturan. Termasuk, ketika massa kampanye melakukan pawai, itu pun akan ditindak. “Saya harap para Calkades berjumlah 400 calon tersebar di 108 desa bisa mengikuti aturan setiap tahapan yang sudah ditentukan. Sehingga, Pilkades bisa berjalan kondusif, tertib dan aman sebagaimana yang diharapkan,” ucapnya.

Dihubungi terpisah, Kapolres Pandeglang, Ary Satryian mengatakan, untuk pengamanan Pilkades pihaknya menerjunkan 800 personel, terdiri dari Polda, Polres, TNI serta Linmas. Personel tersebut disebar disejumlah titik pelaksanaan Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Karena, selama kampanye calon tak boleh pawai. Maka, kita akan melakukan pengawasan dan mengingatkan agar calon tak melakukan pawai sesuai aturan,” katanya.

Untuk titik rawan konflik selama Pilkades berlangsung, kata dia, sejumlah tempat berpotensi konflik. Terlebih, di desa-desa yang jumlah pemilihnya banyak. Sehingga, bagi desa dengan jumlah pemilih yang banyak akan mendapatkan pengawasan ekstra. “Tetapi, saya kira para calon akan menaati aturan setiap tahapannya, sehingga Pilkades bisa berjalan kondusif,” katanya. (PG)***


Sekilas Info

LAZ Harfa Terapkan Pemberdayaan Jamban, 50 Ribu Warga Pandeglang Hilangkan Kebiasaan “Dolbon”

PANDEGLANG, (KB).- Sekitar 50 ribu warga Pandeglang yang biasa buang air besar sembarangan atau di kebun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *