Pilkada Serentak 2018 di Provinsi Banten Telah Usai, Ini Harapan Warga

SERANG, (KB).- Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 di Provinsi Banten telah usai. Warga tinggal menunggu hasil penghitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dimulai hari ini, Rabu (27/6/2018). Banyak harapan masyarakat kepada para kepala daerah terpilih.

Berikut harapan-harapan warga yang disampaikan kepada kabar-banten.com:

Hj. Munifah: Kepala daerah pemenang pilkada harus memenuhi harapan warga sesuai dengan janji-janjinya di masa kampanye, terutama tentang pendidikan, kesehatandan juga infrastruktur.

Agus Holili: Saya berharap mereka menjadi pemimpin yang bisa memimpin dengan benar.

Zaenal Muttaqin: Mau dijadikan apa negeri ini, pemimpinlah yang mengubahnya dengan izin Allah. Pemimpin yang benar, jujur, adil, berani dan amanah, inilah yang menghantarkan pada keridhoan Allah Swt. Kita berharap pemipin yang jujur, adil, dan amaah. Dia lah yang bisa megentaskan kemiskinan. Sebab, besar pendapatan (PAD) juga tidak berarti apa-apa. Jjika pemimpinnya koruptor maka negara bisa bangkrut.

Ade Hidayat: Mulailah dengan memperbaiki sisi pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, tidak akan bisa adil kalau daerahnya miskin. Sehebat apapun programnya untuk pembangunan, tidak ada daerah miskin dengan PAD kecil yang mampu maksimal. Perlu inovatif, teknokratif, untuk jadi daerah kaya. Dengan jadi daerah kaya, apapun bisa dilakukan.

Sebanyak apapun kekayaan, tinggi PAD-nya, hebat program dan teknologinya, kalau tidak punya iman akan sama hinanya dengan Fir’aun laknatulloh. Kadal fakru ayakuna kufron. Jadi harus kaya dulu daerahnya. Perbaiki sisi pendapatan asli daerah. Hadirkan semua kebijakan untuk memperbaiki pendapatan. Pemerintah daerah harus hadir di semua sektor. Aset daerah tidak boleh diserahkan kapada asing atau swasta.

Arief Rachman Hakim: Siapapun pemimpinnya, yang penting harus STAF (sidiq, tablig, amanah, dan fathonah). Tak ketinggalan, dia harus peduli Koperasi dan UMKM.

Wawan Wahyuddin: Harapan baru untuk pemimpin baru. Jadikan Ibu Kota sebagai Kota Ibu.

Sakhruddin: Pertama, pemimp Kota Serang harus memahami betul karakteristik ke-Islaman. Kedua, memahami kultur warga Kota Serang. Ketiga, mampu menyerap aspirasi rakyat Kota Serang. Keempat, mampu menjadikan Islam sebagai ikon Kota Serang. Kelima, berani memberantas kemaksiatan (pekat) dan menegakkan keadilan. Keenam, benahi infrastruktur.

Gaos Adhom: Semoga terpilih pemimpin yang amanah sesuai dengan visi misinya, jangan hanya jadi jargon doang.

Masrur Ibnu Usman: Gerbong energi pro perubahan alhamdulillah telah memberikan warna perubahan untuk Kota Serang Madani.

Yahya Luzen: Saya berharap pemimpin kedepan, pertama, beriman dan bertakwa kapada Tuhan Yang Maha Esa. Kedua, bertanggungjawab dan melaksanakan/menjalankan program kerja. Ketiga, meningkatkan Kwalitas pendidikan dan pemberantasan kebodohan dan kemiskinan di Kota Serang.

Keempat, melestarikan budaya Islam dan tinggalkan budaya Barat dan Cina yang merusak akhlakul karimah. Kelima, tingkatkan sosial budaya politik dan keamanan di Kota Serang agar jadi Kota yang Madani. Keenam, hindari korupsi, kolusi, dan nepotisme supaya Kota Serang dibukakan oleh Allah Swt pintu keberkahan. (KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here