Pilkada Pandeglang 2020: Dukung Krisyanto, BPPKB Kerahkan Anggota

Krisyanto foto bersama Ketua BPPKB Banten H Tb Dudung Sugriwa.

PANDEGLANG, (KB).- Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten, akan mengerahkan semua anggotanya untuk mendukung pencalonan Krisyanto-Hendra Pranova pada Pilkada Pandeglang 2020.

Hal itu terungkap saat Krisyanto (Vokalis Jamrud) dan Hendra Pranova, meminta doa restu untuk mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang di rumah kediaman Abah Haji Dudung, di Desa Salam, Kecamatan Kadu Hejo, Kabupaten Pandeglang, Selasa (9/7/2019).

Ketua BPPKB Banten, H. Tb. Dudung Sugriwa menuturkan, dirinya siap mengerahkan seluruh anggotanya untuk mendukung bakal calon (Balon) Krisyanto-Hendra pada Pilkada Pandeglang 2020 mendatang, sebab baru pasangan tersebut yang meminta doa restu.

“Saya atas nama H. Tb. Dudung Sugriwa, akan mengerahkan semua anggota BPPKB untuk mendukung anggota yang akan saya calonkan pada Pilkada 2020 serentak di Provinsi Banten,” tuturnya.

Ia mengatakan, apabila ada anggotanya yang akan mencalonkan bupati, dirinya akan membawa seluruh keluarga besarnya untuk diarahkan mendukung. “Apabila dia (Krisyanto-Hendra) mencalonkan bupati dan wakil bupati, abah siap mendukung, secara pribadi dan secara organisasi, simpatisan, saudara, nanti akan diarahkan untuk mendukung,” ucapnya.

Ia optimis akan menyumbangkan suara sebanyak 75 persen untuk pasangan Krisyanto-Hendra. “Kalau abah sudah berbicara, semua anggota BPPKB siap mendukung, kalau dihitung mencapai 75 persen suara,” ucapnya.

Sementara itu, Balon Bupati Pandeglang sekaligus Vokalis Jamrud, Krisyanto mengatakan, saat ini dirinya tengah mengumpulkan KTP sebagai prasyarat mencalonkan bupati.

“Kalau memang mendapat suara 75 persen Alhamdulillah, untuk mengumpulkan KTP saja kita masih sedang berjalan, karena kita harus mengumpulkan 7 persen dari aturan KPU,” kata Krisyanto.

Menurutnya, saat ini KTP yang sudah terkumpul baru dua ribu lebih KTP, dari dua Kecamatan yaitu Kecamatan Pandeglang dan Kecamatan Majasari. Kemudian dirinya akan terus menggalakkan silaturahmi kepada para tokoh.

“Yang baru terkumpul ada dua ribu lebih KTP, itu dari dua kecamatan, kita juga membuka ‘booth’ pengumpulan KTP dua minggu sekali, ini kan baru ‘runing’, kita masih fokus silaturahmi dulu,” ujarnya.

Dalam karirnya bermusik, lanjut Krisyanto, dirinya tidak akan meninggalkan band Jamrud, karena berkat Jamrud tersebut dirinya bisa terkenal.

“Adapun masalah karir di Jamrud, tentu berat ya meninggalkan band Jamrud, karena Jamrud sudah banyak berjasa untuk saya, saya bisa dikenal di seluruh Indonesia berkatnya,” ujar Krisyanto. (Ade Taufik)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here