Senin, 25 Juni 2018

Pilkada Lebak 2018: Meski Lawan Kotak Kosong, Iti-Ade Tetap Serius Bertarung

LEBAK, (KB).- Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya dan Ade Sumardi menegaskan, pihaknya tetap serius dan sungguh-sungguh untuk bertarung dalam memperebutkan kursi pimpinan di Lebak, meskipun hanya melawan kotak kosong.

Calon Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi menyatakan, siapapun calon lawannya pada Pilkada Lebak, termasuk kotak kosong, pihaknya telah menyiapkan strategi untuk memenangkan Pilkada Lebak. Menghadapi kotak kosong, kata dia, bukan berarti kami bisa bersantai. Pihaknya menyadari akan ada gerakan untuk memilih kotak kosong seperti yang telah ramai di unggah di jejaring sosial.

“Kami tentu memiliki kiat atau strategi untuk memenangi Pilkada ini, termasuk dengan tetap mempersiapkan juru kampanye yang melibatkan seluruh ketua parpol pendukung,” ujar Ade Sumardi. Menurut Ade, selain menyampaikan visi dan misi Iti-Ade, para juru kampanye dan tim sukses Iti-Ade berkewajiban untuk mengajak masyarakat pemilih menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Lebak.

“kami menyadari, salah satu persoalan pilkada dengan calon tunggal adalah kemungkinan turunnya angka partisipasi pemilih. KPU tentu berkewajiban untuk menyosialisasikan Pilkada. Namun kami juga memiliki keharusan yang sama untuk menyosialisasikan secara masif pentingnya masyarakat pemilih untuk menggunakan hak konstitusionalnya, sebagai bentuk tanggung jawab pada daerah dan negara,” ujarnya.

Sebelumnya, calon Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi bersama timsesnya untuk mempersiapkan para jurkam yang akan diterjunkan pada kampanye Pilkada Lebak, yang akan dimulai 16 Februari 2018.

Bahkan, para jurkam yang seluruhnya berasal dari ketua maupun pengurus parpol pendukung, sudah menyatakan kesiapannya. “Kami sudah membahas, bahkan menentukan siapa saja yang akan menjadi jurkam pemenangan saya dan Pak Ade di Pilkada Lebak. bahkan orang-orang yang akan jadi jurkam nanti, kini sudah dihubungi serta telah menyatakan kesiapannya,” katanya.

Salah seorang anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lebak, Encup Supriyadi mengatakan, selain para juru kampanye yang telah disiapkan, seluruh kader parpol pendukung berkewajiban untuk menyukseskan pemenangan Iti-Ade, serta meningkatkan angka partisipasi pemilih.

“Masing-masing kader parpol tentu memiliki basis massa yang sangat bisa diandalkan untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih. Saya berkeyakinan, calon wakil bupati yang merupakan salah satu tokoh masyarakat adat akan mampu mengajak masyarakat adat kesepuhan untuk menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.

Hal senada dikatakan anggota DPRD Lebak dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhammad Husen. Menurut Husen yang merupakan dosen salah satu perguruan tinggi di Lebak, selain memenangkan pasangan Iti-Ade, peningkatan angka partisipasi menjadi salah satu PR bagi seluruh kader parpol pengusung. (Lugay/Job)***


Sekilas Info

Gubernur Banten Pimpin Sertijab Bupati Lebak

LEBAK, (KB).- Serah terima jabatan (sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Lebak dari Penjabat Bupati (Pj) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *