Sabtu, 15 Desember 2018

Pilkada Lebak 2018 Diambang Calon Tunggal

LEBAK, (KB).- Pilkada Lebak berpotensi hanya diikuti pasangan calon tunggal menyusul kandasnya beberapa bakal calon perseorangan yang daftar ke KPU Lebak karena kekurangan syarat dukungan. Seperti dialami Cecep Sumarno (CS), keinginan untuk menjadi calon Bupati Lebak tampaknya harus kandas.

KPU Lebak menolak CS ikut bertarung pada Pilkada Lebak tahun 2018 nanti, mengingat persyaratan yang diserahkan Cecep Sumarno tidak memenuhi syarat. CS hanya memiliki fisik kartu tanda penduduk (KTP) sah sebanyak 43.445 KTP, sedangkan syarat yang ditentukan KPU Lebak saat menyerahkan sistem informasi calon (Silon) pihak CS mengunduh sebanyak 71.111 KTP.

“Jadi dalam bentuk fisik KTP yang sah diserahkan oleh pihak Cecep Sumarno kepada kami adalah sebanyak 43.445 KTP, dan tentu saja kekurangan fisik KTP nya sebanyak 27.666. Jadi kami menyatakan jika Cecep Sumarno tidak bisa mengikuti Pilkada Lebak,” kata Divisi Teknis Pencalonan pada KPU Lebak kepada wartawan, Jumat (1/12/2017) malam.

Sri mengatakan, pada hal ini pihak CS tidak bisa melakukan perbaikan. Karena, tahapan penyerahan berkas administrasi calon perseorangan sudah habis. Kemudian, berdasarkan Surat Keputusan KPU bernomor 36/Kpts/ KPU.Kab/015.43641/Xl/2017, tentang Penetapan Bakal Pasangan Calon, tidak memenuhi syarat pada Pilkada Lebak 2018, maka CS dinyatakan gagal. “Sudah kita sampaikan kepada yang bersangkutan,” ujar Sri yang ditemani Cedin Nurdin Rosyad Komisioner KPU Lebak lainnya.

Begitupun dengan Ahmad Jajuli, pria asal Lebak Selatan tersebut harus rela menghentikan niatannya menjadi calon bupati di Lebak setelah pada saat mendaftarkan diri, dia ditolak oleh penyelenggara pemilu karena tidak menyerahkan Silon terlebih dahulu. Lantas dengan kondisi seperti itu, akan kah di Lebak terjadi calon tunggal? Sri Astuti mengatakan, pihaknya tidak mempunyai kewenangan kearah sana untuk menanggapinya.

Sebab, kata dia, bisa saja Cecep Sumarno mencalonkan kembali dengan syarat ada partai politik yang mau menjadi perahunya. “Itu bukan ranah kami, namun ada jalan lain bagi Cecep Sumarno untuk kembali mencalonkan diri, dengan syarat ada partai politik yang menjadi partai pengusungnya. Beliau kan ditolak karena tidak memenuhi syarat sebagai calon perseorangan,” ucap Sri.

Diluar CS, Akhmad Jajuli, masih ada sosok muda yang masih berjuang untuk bertarung pada konstalasi politik di bumi Multatuli. Sosok muda itu terdapat pada diri Ahmad Hakiki Hakim, yang saat ini masih berjuang untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Nasdem. Jadi, kita nantikan saja lanjutan kisah perjalanan menuju kursi Lebak. (Lugay/Job)***


Sekilas Info

Sijampang Permudah Pelayanan PBB

LEBAK, (KB).- Pemerintah Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak melakukan inovasi peningkatan pelayanan bagi wajib pajak (WP) Pajak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *