Pilkada Kota Serang Diprediksi Sengit, Calon Parpol vs Perseorangan

SERANG, (KB).- Pilkada Kota Serang diprediksi akan melahirkan persaingan sengit dibandingkan tiga kabupaten/kota lainnya yang menggelar Pilkada serentak di Banten. Selain dua pasangan calon (paslon) dari jalur partai politik (parpol) yakni Vera Nurlaela Jaman-Nurhasan dan Syafrudin-Subadri, persaingan semakin berwarna dengan lolosnya pasangan calon (paslon) dari jalur perseorangan Samsul Hidayat-Rohman dan Agus Irawan-Samsul.

Perebutan suara dalam Pilkada Kota Serang, bahkan diprediksi akan berlangsung sengit, karena masing-masing bakal calon mempunyai basis yang kuat.  Pengamat Politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Gandung Ismanto mengatakan, masyarakat di wilayah berkarakteristik perdesaan cenderung lebih mudah digerakkan untuk memilih. Sehingga, wajar saja jika masyarakat semacam ini akan diperebutkan oleh pasangan calon.

“Kalau di Kota Serang saya kira konfigurasi pemilih itukan masih terbentuk pada dua kelompok dan segmen. Pertama, masyarakat di wilayah berkarakteristik perdesaan dan kelompok kedua kelas menengah yang cenderung di wilayah perkotaan,” katanya saat dihubungi Kabar Banten, Rabu (10/1/2018).

Berbeda dengan kelompok masyarakat di wilayah berkarakteristik perdesaan, masyarakat di wilayah pusat kota yang cenderung lebih terbuka akan lebih sulit untuk diarahkan dari pemilih menjadi memilih. Belajar dari Pilkada sebelumnya, kelompok masyarakat tersebut juga relatif lebih banyak menyumbang angka golput. “Sekitar 30 persen pemilih semacam ini sulit yang digerakkan menjadi memilih,” tuturnya.

Meski demikian, masyarakat di wilayah pusat kota dapat menjadi alternatif bagi pasangan bakal calon untuk meraup dukungan. “Penentunya siapa yang bisa mengambil suara di masyarakat berkarakteristik desa. Masyarakat berkarakteristik perkotaan termasuk massa mengambang,” tuturnya. Disinggung siapa pasangan terkuat dari ketiga pasangan yang sudah mendaftar ke KPU yakni Vera Nurlaela Jaman-Nurhasan, Syafrudin-Subadri Usuludin, dan Samsul Hidayat-Rohman, ia menilai tidak dapat dipungkiri bahwa di atas kertas pasangan Vera Nurlaela Jaman-Nurhasan mempunyai kekuatan unggul. Hal tersebut dilihat dari jumlah dukungan partai koalisi.

Meski begitu, pasangan Syafrudin-Subadri Usuludin tetap mempunyai peluang besar, karena kemenangan politik tidak selalu berhubungan langsung dengan jumlah dukungan dari parpol. Tetapi juga didorong oleh ketokohan sosok pasangan calon. Tantangan berat, kata dia, sebetulnya untuk pasangan jalur perseorangan. Sebab, dari beberapa perhelatan Pilkada, calon jalur perseorangan cenderung tidak mampu mengimbangi kekuatan pasangan calon jalur parpol.

Karena itu, pasangan jalur perseorangan perlu strategi politik matang, caranya dengan membuat relawan-relawan diluar tim, memainkan isu yang tepat, juga menyampaikan program secara tepat. “Problem kesukarelaan dalam Pilkada langsung itukan belum terbentuk, karena politik kita masih sangat dipengaruhi oleh kekuatan uang, kampanye harus memiliki modal, dan lain sebagainya,” katanya.

PSI lirik Samsul Hidayat-Rohman

Dukungan dari partai politik (parpol) terhadap pasangan bakal calon dalam Pilkada Kota Serang terus mengalir. Salah satu partai pendatang baru yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diam-diam tertarik kepada pasangan jalur perseorangan, Samsul Hidayat-Rohman. Ketua DPD PSI Kota Serang, Aminuddin mengatakan, partainya memang belum memberikan dukungan resmi kepada pasangan Samsul Hidayat-Rohman. Namun dalam pandangan partai besutan Grace Natalie pasangan ini mempunyai kriteria yang cukup untuk memimpin ibu kota.

“Sejauh komunikasi yang sudah dibangun pengurus (PSI) di kecamatan, meski belum mendukung mungkin arahnya lebih condong ke perorangan. Tapi belum pasti, masih menganalisa mereka yang juga dari parpol,” ucap Ketua DPD PSI Kota Serang, Aminuddin, Rabu (10/1). Ia akan membuka komunikasi dengan Samsul Hidayat-Rohman guna mengetahui sejauh mana visi misi yang dibangun oleh keduanya. “PSI inikan mencari pasangan calon yang dipandang bersih dan mempunyai visi misi yang sama dengan PSI,” katanya. Saat hendak dikonfirmasi tentang sikap dari PSI tersebut, bakal calon Wakil Wali Kota Serang dari pasangan tersebut, Rohman, belum memberikan jawaban.

PDIP gabung Vera-Nurhasan

Berbeda dengan PSI, salah satu partai dengan kursi kedua terbanyak di DPRD Kota Serang yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akhirnya secara resmi memberikan dukungan kepada pasangan Vera Nurlaela Jaman-Nurhasan. Dengan demikian, partai besutan Megawati Soekarno Putri ini tidak mencalonkan kadernya yang juga Ketua DPC PDIP Kota Serang, Bambang Djanoko.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Banten, Asep Rahmatullah sudah memberikan dukungan kepada Vera Nurlaela Jaman-Nurhasan. Dukungan tersebut diberikan setelah rekomendasi turun dari DPP partai berlambang kepala banteng ini.”Setelah melewati komunikasi politik yang amat panjang, kami mendukung pasangan Vera Nurlaela Jaman dan Nurhasan,” ujarnya. Pemberian dukungan tersebut berdasarkan hasil survei yang menunjukkan bahwa Vera Nurlaela Jaman-Nurhasan menempati posisi paling unggul. “Dalam politik kita enggak bisa asumsi semata, tapi harus ada metodologi yang jadi dasar,” tuturnya.

Ia siap menerjunkan seluruh kadernya untuk memenangkan Vera Nurlaela Jaman-Nurhasan dalam Pilkada Kota Serang. “Kalau sudah instruksi Ibu Ketua DPP, semua kader akan ikut,” ucapnya.
Sementara itu, pasangan calon Vera Nurlaela Jaman-Nurhasan dan Syafrudin – Subadri Ushuludin daftar ke KPU Kota Serang, Rabu (10/1/) atau di hari terakhir. Dengan tempat dan waktu berbeda, masing-masing menggelar deklarasi sebelum mendaftarkan diri ke KPU Kota Serang.

Agus Irawan-Samsul

Pasangan calon perseorangan Agus Irawan dan Samsul mendaftarkan diri sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Serang di waktu terakhir penutupan. Sekitar pukul 22.49 keduanya mendatangi komisi pemilihan umum (KPU) Kota Serang, Rabu (10/1/2018).

Divisi teknis KPU Kota Serang, Fierly MM mengatakan, bakal pasangan calon perseorangan Agus Irawan dan Samsul Bahri datang ke Kantor KPU Kota Serang untuk mendaftar sebagai Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Serang Tahun 2018. “Mereka datang barusan. Malam sekitar jam 10,” kata Fierly kepada Kabar Banten.

Dia menjelaskan, hingga hari terakhir pendaftaran sudah ada 4 paslon yang mendaftarkan diri sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota. Hari pertama yaitu Selasa (9/1/2018) paslon perseorangan Samsul Hidayat dan Rohman dan terakhir Rabu (10/1/2018) Paslon yang diusung oleh 8 partai koalisi Vera Nurlaela Jaman dan Nurhasan, Paslon Syafrudin dan Subadri serta terakhir Agus Irawan dan Samsul Bahri.

“Hari ini kami sedang melakukan penelitian berkas syarat calon bapaslon Vera-Nurhasan serta Syafrudin – Subadri. Ditambah dengan bapaslon Agus-Samsul, perbaikan berkas dilakukan 18-20 Januari 2018. Besok akan dilakukan tes kesehatan bagi para bapaslon yang telah mendaftar ke KPU Kota Serang,” ucapnya. (SN/TM)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here