Sabtu, 17 November 2018

Pilkada Kota Serang 2018: Tim Vera-Nurhasan Optimistis Gugatan Diproses MK

SERANG, (KB).- Partai politik (parpol) pengusung memilih bungkam terkait keputusan pasangan calon (paslon) nomor 1, Vera Nurlaela-Nurhasan yang memutuskan untuk menggugat hasil Pilkada Kota Serang 2018 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ketua DPD II Golkar Kota Serang, Ratu Ria Maryana saat dihubungi via telepon mengaku harus melakukan komunikasi dengan kuasa hukum terlebih dahulu. “Nanti aja mas ya, saya ke pengacara dulu ya,” kata Ria, Rabu (11/7/2018).

Begitu juga dengan beberapa partai koalisi lainnya, yang enggan mengomentari gugatan yang diajukan Vera-Nurhasan ke MK. “Saya lagi no komen dulu ini,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Serang, Bambang Janoko, saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Sekretaris DPD II Golkar Kota Serang, Tubagus Ikhwan Subhi dan Ketua DPC PKB Kota Serang, Wahyu Papat JR, bahkan tidak menjawab saat dihubungi melalui sambungan telepon maupun melalui WhatsAap (WA). Sementara itu, tim kuasa hukum paslon nomor 1, Dedy Yulfris, MK bisa saja mengenyampingkan perbedaan suara di atas 1 persen jika bukti menunjukkan money politics dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM).

“Karena ada pendapat MK ketika memang itu terpenuhi unsur money politics yang TSM itu bisa jadi kemungkinan MK akan mengenyampingkan perbedaan suara 6 persen tersebut. Insya Allah lah kita berusaha agar permohonan ini diterima sama MK karena memang persyaratan itu menurut kita terpenuhi,” ucapnya.

Baca Juga: Vera Nurlaela-Nurhasan Gugat Hasil Pilkada Kota Serang 2018 ke MK

Terkait beberapa berkas yang belum dilengkapi, Dedy menyatakan, pihaknya akan melengkapi berkas yang belum terpenuhi tersebut. “Hari ini (Rabu, 11/7/2018), kami akan ke MK, karena kan tutupnya sampai pukul 00.00 WIB. Kami hari ini melengkapi bukti-bukti sementara, mungkin nanti akan bertambah lagi,” tuturnya.

Menurutnya, pihaknya sebagai kuasa hukum tetap meyakini jika gugatan yang dilakukan ke MK bisa diproses. Meski begitu, kata Dedy, pihaknya akan kembali melakukan pembahasan dengan tim advokasi Paslon nomor 1 jika gugatan tersebut ditolak oleh MK. “Kalau itu sih ada rapat-rapat lagi nanti kita dengan tim advokat Paslon nomor 1, apa langkah kita nanti ketika memang di MK itu ditolak permohonan kita,” ujarnya. (Masykur/SJ)*


Sekilas Info

Jika Tetap di Rp 40 Miliar, Pemkab Serang akan Mengembalikan Bankeu

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tetap akan mengembalikan bantuan keuangan (Bankeu) dari provinsi jika tetap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *