Pilkada Kota Serang 2018: Tiga Kecamatan Paling Rawan Politik Uang

Ada tiga kecamatan di Kota Serang yang paling rawan menjadi sasaran politik uang atau pemberian jenis lain untuk memenangkan Pilkada. Ketiga kecamatan itu adalah Kecamatan Walantaka, Taktakan, dan Kasemen.

Untuk Kecamatan Kasemen dan Walantaka, penyebabnya karena di dua kecamatan itu terdapat sejumlah masyarakat yang secara ekonomi masih kurang sejahtera. Sehingga, rentan dimanfaatkan oleh kelompok orang yang berkepentingan untuk menggiring suara Pilkada dengan cara politik uang.

“Untuk Kecamatan Taktakan, karena jauh, kami khawatir diabaikan teman-teman penyelenggara. Untuk itu, JRDP akan masuk, mudah-mudahan upaya kami ini akan mampu mendorong demokrasi yang agak sedikit bersih,” ujar Koordinator Jaringan Rakyat untuk Demokrasi dan Pemilu (JRDP), Nana Subana.

Meski demikian, secara umum seluruh kecamatan di Kota Serang memiliki wilayah yang rawan politik uang. Mengingat, masyarakat dengan tingkat ekonomi yang kurang sejahtera, tersebar hampir di seluruh kecamatan. “Di Kecamatan Serang ada beberapa wilayah punya masyarakat, yang punya kecenderungan untuk menerima sesuatu dari pasangan calon atau tim sukses,” ucapnya.

Menurutnya, praktik politik uang bukan hanya disebabkan oleh tingkat ekonomi atau pendidikan masyarakat. Praktik politik uang juga dapat disebabkan oleh kurangnya sosialisasi dari penyelenggara Pilkada Kota Serang. “Sosialisasinya tidak mesti seremonial saja, ada penguatan pengetahuan pemilu kepada masyarakat,” tuturnya. (Sutisna)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here