Selasa, 20 Februari 2018

Pilkada Kota Serang 2018: Surat Tugas Turun ke Vera, Nuraeni Belum Putuskan Mundur

SERANG, (KB).- Bakal calon Wali Kota Serang yang juga kader Partai Demokrat Nuraeni belum memutuskan mundur dari pencalonannya pasca Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat menyerahkan surat tugas kepada Vera Nurlaela Jaman. Saat ini Nuraeni masih melihat seberapa besar peluang kemenangannya.

“Ya lihat saja nanti. Kalau saya mengalir saja lah, tidak harus seperti apa, kalau masih ada peluang kenapa enggak,” katanya saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, kemarin.  Terkait surat tugas kepada istri Wali Kota Serang Tubagus Haerul Jaman tersebut, menurutnya selama belum menjadi rekomendasi, peluangnya untuk mendapatkan dukungan masih ada, karena DPP sendiri menyatakan bahwa kader akan diprioritaskan.

“Ketua DPD Pak Aeng (Haerudin) mengatakan sudah 90 persen. Saya masih berpegangan apa yang disampaikan DPP. Artinya masih diberikan kesempatan,” ujarnya. Sementara itu, alasan utama turunnya surat tugas kepada Vera hanya saja karena ia belum belum mampu membawa bakal calon pendamping sebagaimana permintaan DPP. “Sehubungan saya dipresentasikan harus bawa wakil, partai koalisi, wakil saya yang tadinya sudah siap malah berkhianat. Makanya itu pertimbangan DPP untuk tidak langsung memberikan surat tugas kepada saya,” ucapnya.

Mantan Ketua DPRD Kota Serang inipun mengaku tak bisa menutupi kekecewaannya atas kebijakan DPP yang lebih memilih memberikan surat tugas kepada eksternal partai. “Jujur aja saya kecewa yah,” tuturnya. Meski kesempatan meneruskan pencalonan sebagai Wali Kota Serang masih terbuka lebar, saat ini ia lebih memilih meredakan tensi terlebih dahulu, sambil membaca seberapa besar peluang yang ada.  Disinggung apakah ia akan tetap maju ketika peluang kemenangan baginya besar sedangkan DPP sudah merekomendasikan Vera, Nuraeni tak membantahnya. “Ya begitu,” katanya.

Plt Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten, Aeng Haerudin membenarkan jika surat yang diberikan kepada Vera hanya surat tugas, bukan rekomendasi. Namun, biasanya kalau sudah diberikan surat tugas, peluang direkomendasikan sudah 90 persen. “Rekomendasi biasanya turun satu bulan setengah, paling lambat (setelah surat tugas turun),” ujarnya. Isi surat tugas sendiri, kata dia, berisi permintaan partai kepada bakal calon bersangkutan untuk segera mencari pasangan dan membentuk koalisi. “Ya tentunya kalau sudah ada kebijakan dari partai itu harusnya jadi perhatian kita semua, tapi misalkan ada yang mau maju terus ya itu hak dia,” ucapnya.

DPD Partai Demokrat Banten hanya berhak mengusulkan kepada DPP terkait nama-nama yang masuk bursa Demokrat. Kesempatan ini juga telah dibuka kepada kader yang akan mencalonkan diri, namun ketentuannya harus mampu menggandeng pendamping. “Ya termasuk kader Demokrat, kan Demokrat juga kalau sudah ada pasangan, ada koalisinya kita usulkan, tapi kan belum ada, kita belum berani,” ucapnya.

Hal wajar

Terpisah, kader senior Demokrat Kota Serang H Ayip Fauzi mengatakan, suatu hal yang wajar kalau Sekjen PD mengeluarkan surat tugas kepada bakal calon Wali Kota Serang yang telah mengikuti penjaringan Pilkada Kota Serang periode tahun 2018/2023 yang diselanggarakan oleh Partai Demokrat. Menurut dia, hal tak wajar, kalau surat tugas tersebut dikait-kaitkan dengan keluarnya surat rekomendasi dari DPP Partai Demokrat karena dua hal yang berbeda. “Tujuan dikeluarkannya surat tugas adalah mendorong kepada si bakal calon untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat menggunakan atribut PD dengan harapan bisa membesarkan PD di Kota Serang,” tuturnya.

Ia mengatakan, Partai Demokrat tidak akan sembarangan menerbitkan rekomendasi untuk calon bupati/wali kota/gubernur karena tetap memegang teguh prinsip mengutamakan kader sendiri yang berprestasi, punya kemampuan memimpin, punya jaringan yang luas dan bersih dari kasus hukum dan punya popularitas/elektabilitas tinggi. “Selama masih ada calon kader internal yang memenuhi kriteria tersebut pada poin 4 jauh dari kemungkinan untuk merekomendasi calon dari eksternal partai,” katanya. Ia menuturkan, jika tidak ada dari kader internalnya mengundurkan diri maka kemungkinan besar bisa merekomendasi calon dari eksternal. (SN)***


Sekilas Info

Honorarium Kegiatan & SPPD Dipangkas

SERANG, (KB).- Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengeluarkan surat edaran (SE) efisiensi anggaran 2018. Untuk itu, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *