Pilkada Kota Serang 2018: Subadri Tetap Maju, Golkar Pastikan Usung Vera

SERANG, (KB).- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Serang menetapkan Vera Nurlaila Jaman sebagai bakal calon wali kota yang akan diusung di Pilkada Kota Serang 2018. Penetapan Vera berdasarkan usulan dari sejumlah unsur yang hadir dalam rapat pleno diperluas, yang digelar di aula salah satu hotel di Kota Serang, Rabu (21/6/2017).

Agenda rapat pleno diperluas membahas usulan dan penetapan bakal calon Wali Kota Serang dari Partai Golkar pada Pilkada serentak tahun 2018. Dalam kesempatan tersebut hadir Tubagus Haerul Jaman selaku Dewan Penasihat DPD Partai Golkar Kota Serang, Wakil Ketua DPD Golkar Banten Suparman, Sekretaris DPD Golkar Banten Bahrul Ulum, Ketua DPD Golkar Kota Serang Ratu Ria Maryana,Wakil Ketua Harian DPD Golkar Kota Serang Subadri Usuludin, Sekretaris DPD Golkar Kota Ikhwan Subhi, Vera Nurlaila Jaman dan pengurus DPD Golkar Kota Serang serta pengurus organisasi mendirikan dan didirikan (Ormendi) dan Organisasi Sayap.

Sebelum penetapan, perwakilan AMPG yang juga mewakili Ormendi dan Organisasi Sayap Agus Sutisna menyampaikan dukungan mereka untuk Vera.  “Saya mewakili unsur Ormendi dan organiasi sayap Golkar, kami sudah berdiskusi dan bersepakat, sepenuhnya kami mendukung Vera Nurlaila Jaman jadi bakal calon wali kota yang diusung Golkar, dan ini merupakan harga mati,” kata Agus.

Selain itu, pengurus Golkar tingkat kecamatan yang diwakili Sekretaris Pengurus Kecamatan Kasemen Iwan juga mengatakan, keputusan bersama pengurus Golkar tingkat kecamatan se-Kota Serang, menyampaikan dukungan ke Vera Nurlaila Jaman untuk maju di pilkada,” tuturnya.  Seusai penyampaian usulan dan dukungan ke Vera Nurlaila Jaman, Sekretaris DPD Golkar Kota Serang Ikhwan Subhi kemudian meminta persetujuan dari seluruh unsur kepesertaan yang hadir dalam pleno diperluas. Kemudian disusul jawaban setuju dan sekretaris mengetuk palu sebagai tanda penetapan.

Sementara, pantauan Kabar Banten, sempat terjadi interupsi saat Sekretaris DPD Golkar Kota Serang Ikhwan Subhi mengetuk palu sebagai tanda ditetapkannya Vera sebagai bakal calon wali kota yang diusung Golkar Kota Serang dan akan diusulkan ke DPD Golkar Banten. Interupsi disampaikan seorang kader Golkar yang mempertanyakan terkait aturan penjaringan bakal calon.  Seorang kader Golkar yang akrab disapa Haji Ucu menyampaikan interupsi bahwa dia menanyakan terkait apa yang disyaratkan dalam Juklak Nomor 6 tahun 2016. “Untuk penjaringan bakal calon angka satu kabupaten/ kota dan huruf A angka lima bahwa di pleno diperluas DPD membahas sekurang-kurangnya lima bakal calon,” tuturnya.

Sekretaris DPD Golkar Kota Serang Ikhwan kemudian langsung menjawab interupsi tersebut. Menurut Ikhwan, terkait Juklak, khususnya pasal menyangkut penjaringan tidak ditentukan dan dijelaskan apakah dilakukan secara terbuka atau tertutup.  ” Yang kita pahami penjaringan itu bisa saja dilakukan dalam tahapan rapat pleno diperluas, yang diusulkan PK, PK. Sesuai tatib, jika sudah muncul satu suara, tidak ada lagi calon lain yang perlu dibahas. Tatib menjadi pegangan,” ujarnya.

Menurut Ikhwan, proses tersebut sudah dilakukan sesuai juklak dan aturan organisasi, serta anggaran Partai Golkar. “Sudah diputuskan untuk pengusungan Vera Nurlaila Jaman. Ini akan segera disampaikan ke pleno DPD Golkar Banten,” kata Ikhwan.  Ia mengatakan, Vera bagian dari incumbent karena sebagai istri wali kota, ia memiliki potensi untuk memenangkan pilkada, popularitasnya juga tidak dapat diragukan.  “Siapa yang tidak kenal Bu Vera, namanya sudah tidak asing lagi di masyarakat Kota Serang. Untuk pengusungan ini kami juga sudah berkomunikasi dengan semua partai politik, tinggal cari kesepahaman dan kesepakatan. Sementara untuk pendampingnya nanti diputuskan oleh partai koalisi, namun yang jelas siapapun yang penting punya potensi kekuatan yang dianggap cukup dan layak,” tuturnya.

Wakil Ketua DPD Golkar Banten Suparman mengatakan, terkait syarat penjaringan yang disampaikan bahwa sekurang-kurangnya membahas lima nama, namun dari aspirasi minta satu maka diputuskan satu nama karena diminta satu.  “Masukkan usulan dan saran dari dewan penasihat, ormendi, organisasi sayap, PK dan kelurahan termasuk DPD-nya mengusulkan satu nama. Ini juga terjadi di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Tangerang,” katanya.  Suparman mengatakan, berita acara hasil rapat pleno diperluas akan dikirim ke DPD Golkar Banten dan akan disikapi dalam pleno tingkat provinsi. “Langsung Kamis plenonya, kami pleno untuk empat kabupaten kota yang akan Pilkada serentak, untuk kemudian hasilnya diusulkan ke tingkat DPP,” ujarnya.

Tetap maju

Subadri Usuludin yang juga akan maju di Pilkada Kota Serang mengatakan, hal tersebut baru usulan dan belum rekomendasi DPP. “Ini kan baru usulan, kecuali terhitung semenjak rekomendasi DPP keluar baru. Kita lihat saja nanti saya maju atau tidaknya. Tapi nawaitu saya sudah niat maju. Ini kan keputusan Golkar baru dari tingkat kota, belum provinsi dan pusat,” tuturnya.

Subadri mengatakan, dia juga terus berkomunikasi dengan semua parpol. Hal tersebut dilakukan untuk kebersamaan dan menjaga silaturahim. “Silaturahim hukumnya kan wajib, terlepas Golkar bagaimana keputusannya atau apapun sikap Golkar, saya juga tetap kader Golkar. Diharapkan rekomendasi diputuskan bersama, sekarang kita hargai keputusan (DPD Golkar Kota Serang), tapi nanti ada tahapan dari kota ke provinsi dan ke DPP,” ujarnya.

Sementara, Vera Nurlaila Jaman mengatakan, ia akan mengikuti proses tahapan yang berlaku di Partai Golkar. “Mulai hari ini mari semua kader bergandengan tangan jaga kesatuan dan persatuan di Partai Golkar. Momentum ini menjadi sejarah dalam hidup saya yang tidak akan dilupakan, dan saya siap menjadi bakal calon Wali Kota Serang dari Partai Golkar,” tuturnya.

Vera juga mengungkapkan, terkait kesiapannya maju menjadi bakal calon wali kota karena dia telah 10 tahun sebagai istri wali kota dan ia sudah amat sering berkecimpung di masyarakat. “Sehingga saya merasa punya tanggung jawab untuk meneruskan pembangunan di Kota Serang. Apa yang sudah dilakukan pada periode sekarang harus dilanjutkan, dan saya punya niat dan keinginan untuk membangun Kota Serang menjadi lebih baik,” katanya. Terkait pendampingnya, kata Vera, dia berharap pendampingnya yang sejalan dan dapat sama-sama membangun Kota Serang. “Dengan siapapun asal sejalan, pasti berhasil,” tuturnya.

Sementara, Ketua Dewan Penasihat DPD Golkar Kota Serang Tubagus Haerul Jaman berharap, Partai Golkar kembali menjadi pemenang di pilkada, dan diharapkan tidak ada perpecahan di tubuh Golkar.
“Saya sebagai penasihat berharap kader Golkar Kota Serang bisa bersama-sama bersinergi bekerja sama dalam hal pemenangan Pilkada 2018. Kita harus bisa mempertahankan suara terbanyak Golkar di Kota Serang. Mudah-mudahan dengan kader yang sudah ditunjuk dapat membawa kemaslahatan. Ini untuk kebesaran Golkar ke depan,” kata Jaman yang merupakan suami Vera.  Jaman mengatakan, ia sebagai suami, ketika istrinya dipercayakan oleh keluarga besar Partai Golkar dan masyarakat Kota Serang, tentu mendukung hal tersebut agar bisa memberikan kontribusi yang lebih baik lagi. “Memberikan hal-hal yang lebih baik lagi untuk masyarakat Kota Serang dan partai,” ujarnya. (H-40)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here