Selasa, 11 Desember 2018

Pilkada Kota Serang 2018: Panwaslu Hentikan Laporan Pasangan Agus-Samsul

SERANG, (KB).- Panitia Pengawas Pemilihan umum (Panwaslu) Kota Serang menghentikan penanganan laporan Pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang Agus Irawan Hasbullah dan Samsul Bahri tentang dugaan pelanggaran verifikasi administrasi dukungan perbaikan yang diduga dilakukan Komisi pemilihan Umum (KPU) Kota Serang. Sebab materi laporan telah melebihi batas waktu yang telah ditentukan.

Seperti diketahui, sesuai Undang-undang Nomor 8 tahun 2015 pasal 134 dan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Perbawaslu) Nomor 14 tahun 2017 pasal 7, bahwa laporan pelanggaran pemilihan disampaikan paling lama 7 hari sejak diketahui dan atau ditemukannya pelanggaran pemilu. “Pelapor mengetahui tanggal 26 Januari 2018 sedangkan laporannya disampaikan ke Panwaslu tanggal 8 Februari 2018,” kata Anggota Panwaslu Kota Serang, Faridi, Rabu (14/2/2018).

Jadi, kata dia, berdasarkan pleno ketua dan anggota Panwaslu Kota Serang diputuskan bahwa laporan bernomor 04/LP/PW/Kota/11.01/II/2018 ini telah melebihi batas waktu yang ditentukan peraturan dan perundang-undangan. Sehubungan itu pihaknya sudah membuat tembusan kepada pelapor terkait status laporannya. Tapi ketika tembusan itu dikirim, pelapor tidak berada di kediamannya.

Ketua Panwaslu Kota Serang, Rudi Hartono mengatakan, pihaknya telah melakukan klarifikasi terhadap KPU beserta saksi-saksi pelapor. “Kami memutuskan untuk tidak menindaklajuti. Hasilnya juga sudah kami sampaikan ke KPU Kota Serang sebagai terlapor,” tuturnya. Disinggung tanggapan dari Agus Irawan Hasbullah-Samsul Bahri tentang keputusan tersebut, ia mengaku belum mengetahuinya, ia juga tidak mengetahui langkah hukum yang akan diambil oleh Agus Irawan Hasbullah-Samsul Bahri. “Untuk sengketa pilkada juga belum masuk ke Panwaslu Kota Serang,” ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Panwaslu Kota Serang memeriksa komisioner KPU Kota Serang, Sabtu (10/2/2018). Pemeriksaan tersebut menindaklanjuti laporan dari Agus Irawan Hasbullah-Samsul Bahri tentang verifikasi adminitrasi KTP elektronik dukungan perbaikan yang diduga tidak prosedural. Dalam pemeriksaan, komisioner KPU Kota Serang yang diwakili Heri Wahidin dan Fierly MM dicecar pertanyaan seputar jalannya verifikasi administrasi dukungan perbaikan Agus-Samsul. (SN)***


Sekilas Info

RSUD Kota Serang Siap Kerja Sama dengan BPJS

SERANG, (KB).- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Toyalis mengatakan, pembangunan tahap kedua Rumah Sakit Umum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *