Pilkada Kota Cilegon 2020: Golkar Gundah, Foto Ratu Ati Bersanding Dengan Reno Merebak

CILEGON, (KB).- Menjelang pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cilegon 2020, foto Wakil Wali Kota Cilegon Ratu Ati Marliati, bersanding dengan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (PDIP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Reno Yanuar, merebak di media sosial.

Pada gambar tersebut, disebutkan jika Reno Yanuar sebagai bakal calon wakil wali kota mendampingi Ratu Ati Marliati (Calon Wali Kota Cilegon pada Pilkada 2020). Bahkan muncul pula tagline AIR untuk pasangan tersebut, yang diambil dari nama Ratu Ati dan Reno Yanuar.

Tidak hanya dengan Reno, gambar lain pun muncul jika Ratu Ati bersanding dengan Hifdullah (Ketua PCNU Kota Cilegon).

Terkait hal ini, Ratu Ati Marliati saat dikonfirmasi menanggapi dengan santai.

“Wah, banyak isu yang muncul yah. Tapi belum itu, kan untuk memilih pasangan di pilkada nanti ada mekanismenya. Gambar yang beredar itu sudah pasti tidak benar, saya saja belum memutuskan kok,” kata Ratu Ati.

Koordinator Lapangan (Korlap) Relawan Ratu Ati Marliati (RAM) Irfan Ali Hakim membenarkan hal tersebut. Menurut Irfan, hingga saat ini belum ada keputusan siapa pendamping Ratu Ati.

“Sampai saat ini, Ibu Ati belum memutuskan akan berdampingan dengan siapa pun. Kalau ada yang mengklaim dengan membuat gambar seolah benar, itu adalah hoax,” ujar Irfan.

Penetapan calon wakil wali kota, tutur Irfan, ada mekanisme yang harus ditempuh.

“Itu ada mekanismenya, tidak asal bikin gambar dan menyebarkan di media sosial. Intinya, Ibu Ati belum memilih calon wakil, semua gambar yang beredar di media sosial itu hoax, abaikan saja,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Reno Yanuar Tubagus Amri Wardhana juga mengatakan jika pihaknya belum memutuskan terkait pasangan Reno Yanuar pada pilkada nanti. Terkait isu yang merebak, pihak Reno pun terkena dampak.

“Itu memang hoax, saya pastikan kalau Pak Reno belum memutuskan untuk berpasangan dengan siapa pun. Kami juga terkena dampak gara-gara foto yang menyebar di media sosial itu,” ucapnya.

Pihaknya memilih untuk bersikap tenang. Namun pihaknya pun siap untuk menempuh jalur hukum jika isu-isu yang muncul dapat merugikan.

“Sejauh ini kami masih bersikap tenang. Barangkali isu ini muncul karena keinginan masyarakat, itu kami maklumi. Tapi kalau sampai merugikan nama Pak Reno, kami siap menempuh jalur hukum,” ucapnya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here