Pilkada Kota Cilegon 2020: Edi Ariadi tak Tertarik Maju Sebagai Petahana

CILEGON, (KB).- Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi mengaku tidak tertarik untuk maju sebagai petahana, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cilegon 2020.

Edi tidak menjelaskan alasan ketidaktertarikannya itu, ia hanya mengatakan lebih memilih fokus untuk meneruskan pekerjaannya di sisa jabatan yang akan segera berakhir.

Hal tersebut dikatakan Edi secara tegas saat ditemui Kabar Banten di ruang kerjanya. “Gue kagak lagi, gitu aja. Silakan yang lain bebas mau meresponsnya apa,” kata Edi.

Edi tidak mau menjelaskan apa penyebab ketidaktertarikannya itu. Namun, ia mengaku belum bertemu dengan partai yang sehati dengannya.

“Alasannya apa, biarkan itu saya simpan di hati. Lagi pula sampai sekarang, saya belum bertemu dengan partai yang cocok,” ujar Edi.

Peluang Edi Ariadi sebagai Wali Kota Cilegon atau petahana cukup besar pada Pilkada Kota Cilegon 2020 nanti. Jabatan Edi selaku Wali Kota Cilegon, telah memengaruhi popularitas dan elektabilitasnya.

“Itu sih silakan saja kalau yang lain ikut berkomentar. Saya sudah tegaskan, no,” tegasnya.

Edi lebih memilih fokus untuk menjalankan amanat yang ia emban saat ini sebagai Wali Kota Cilegon. Ia mengatakan, bahwa jabatan tersebut adalah jabatan yang gampang-gampang susah untuk dijalankan.

“Jadi wali kota itu, jangan dikira hal yang mudah. Orang lain bisa saja bilang begini dan begitu, seperti bagaimana seharusnya dunia pendidikan di Kota Cilegon. Tapi pada prakteknya, belum tentu bisa dilaksanakan,” ungkap Edi. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here